Jasa Rekayasa Foto Bareng Artis



Teman-Teman Anda pasti kaget waktu lihat foto Anda bareng Artis ! Ya, saya melayani Jasa Rekayasa Foto Bareng Artis, atau rekayasa seperti apa pun. Murah kok, hanya Rp 10 ribu sampai Rp 50 ribu, tergantung tingkat kesulitannya.

Bagi yang berminat langsung saja inbox di fanpage facebook saya, klik : Rey Arifin
Perhatian : saya tidak menerima rekayasa yang bersifat negatif, atau untuk tujuan-tujuan negatif.

Anda bisa foto bareng Artis Lokal, Artis Korea, dan lain-lain. Bagaimana agar rekayasa foto bareng artis ini bisa maksimal?

Yang harus Anda perhatikan adalah kualitas kamera Anda dengan kamera foto artis harus seimbang, lalu sudut pengambilan gambar harus sama, untuk pencahayaan juga kalau bisa selaras antara foto Anda dengan foto artis.

Yang paling vital memang sudut pengambilan gambar harus sama, nah untuk yang lain, masih bisa diatur agar sesuai, misal kualitas kamera yang tidak sama, berarti resolusi gambar tidak sama, ini masih bisa saya atur, untuk pencahayaan juga bisa saya atur bila tidak sama.

Oke, pokoknya Anda terima beres deh... Segera hubungi saya, dengan cara inbox saja di fanpage facebook saya, klik : Rey Arifin. Kirimkan foto mentah Anda disana, dan kalau bisa sekalian foto artisnya, atau foto artisnya juga bisa saya carikan. Gampang deh... Untuk pembayaran bisa lewat Pulsa HP atau Rekening BCA atau BRI saya. Info lengkap inbox saja okey....

Berharap Jodoh Seimbang Bibit Bebet Bobot


Ada 4 hal sebenarnya, Babat, Bibit, Bebet, Bobot. Inilah prinsip Orang Jawa dahulu ketika mencari jodoh.

- Babat adalah mencari atau proses pencarian yang harus dilakukan
- Bibit adalah asal usul keluarganya (sikap dan sifat dirinya beserta orang tuanya, serta keimanannya)
- Bebet adalah kekayaannya
- Bobot adalah kecerdasan, wawasan, pola berfikir, kepribadian

Dari ke-4 hal di atas, Bibit, Bebet, dan Bobot harus seimbang.

Filosofi Bibit, Bebet, Bobot ini sangatlah penting untuk kita pahami dan kita praktikkan. Sebab, dalam mencari pasangan, karena untuk selamanya, jangan sampai kita menyesal di belakang, apalagi penyesalan yang sangat besar ketika kita sadar, pasangan kita ternyata tidak seimbang dengan kita, antara Bibit, Bebet, dan Bobotnya.

Mengapa hingga saat ini saya masih saja single di usia 28 tahun? Ya, karena memang bagi saya ternyata memang tidak mudah mencari sosok Pasangan yang seimbang dengan saya. Karena saya paham, bila tidak seimbang, maka pengalaman kisah cinta saya yang berakhir begitu saja dengan semua mantan pacar akan terulang kembali.

Nah, contoh yang paling mudah seperti ini. Anda mungkin pernah, makan malam di sebuah Warung Emperan, bila di daerah saya, tempat Warung-Warung Makanan Emperan yang Lezat dan Murah ada di Pasar Senggol, yakni di area Pasar Besar Kepanjen waktu malam hari.

Saya ingat, dulu saya pernah makan malam di sebuah Warung Makan di Pasar Senggol yang menyajikan Nasi Goreng khas Pasar Senggol. Di situ saya perhatikan, yang menggoreng nasi adalah seorang Suami, dan yang mengaduk Minuman Teh adalah Istrinya sendiri. Saya sempat mendengar percakapan mereka berdua yang ramah dan bagi saya itu romantis.

Anda bisa bayangkan kan? Ketika seseorang bisa hidup sedunia. Maka, di semua bidang pasangannya, pasangan tersebut bisa menjalani bersamanya.

Baik ketika di rumah urusan rumah tangga maupun di situasi pekerjaan, seorang pasangan yang seimbang antara bibit, bebet, dan bobotnya pasti tetap bisa bekerjasama.

Analogi lain, Bapak Presiden dengan Ibu Presiden, pasti rata-rata seimbang, karena Ibu Presiden pasti juga akan hadir di berbagai pertemuan, rapat, atau kegiatan Ibu-Ibu Pejabat lainnya. Yang lain, Bapak Bupati dengan Ibu Bupati. Bapak Kapolres dengan Ibu Kapolres. Bapak Penjual Sayur dengan Istrinya juga mendampingi berjualan sayur. Nah, banyak sekali contohnya...

Nah, untuk saya sendiri.....

Babat (mencari), sepertinya sudah seringkali, baik di dunia nyata, maupun di dunia maya. Bahkan, seringkali sudah cocok, namun ternyata yang bersangkutan sudah punya Pacar atau Suami, hikzz... 'jambu alas tenan...'

Bibit (latar belakang keluarga), latar belakang keluarga saya, Ayah saya Pedagang Barang-barang Elektronika Bekas di Pasar Kepanjen, mbah dari Ayah saya seorang Penghulu di Kepanjen namanya Mbah Ahmadun. Ibunda saya, seorang yang pekerja keras, dulu sering berjualan es bungkusan dan kue bungkusan dititipkan keliling ke sekolah-sekolah. Ibunda saya dari keluarga seorang Petani di Pasuruan. Keluarga saya AlhamduliLLah Muslim yang lebih cenderung Nasionalis (Ahlusunnah Wal Jama'ah)

Bebet (kekayaan), saya sendiri dari kalangan ekonomi menengah ke bawah, saya belum punya rumah, belum punya mobil, hanya satu sepeda motor, itupun pembelian Ibunda saya. Saya hanya punya Usaha Toko Komputer dan Bidang Multimedia di Ruko kontrakan. Orang Tua juga lama sekali mengkontrak rumah, sempat juga memiliki rumah kecil, namun saat ini, saya bersama keluarga kembali mengkontrak rumah lagi, kali ini yang dikontrak Ruko (rumah dan toko). Jadi, kesimpulannya saya termasuk dari kalangan ekonomi menengah ke bawah.

Bobot (kecerdasan, wawasan, pola berfikir, kepribadian), saya pribadi suka sekali komputer, multimedia, broadcasting, jurnalistik, fotografi, dll, dan yang terpenting saya suka berwirausaha dan suka berinovasi dengan usaha baru dengan modal seadanya. Saya memiliki misi bisnis dan sosial kedepan yang saya padukan di usaha saya, yang saya beri nama RIZALmedia. Saya juga telah mendirikan stasiun radio komunitas yang bernama Radio Kepanjen FM dengan jangkauan di wilayah sekitaran kecamatan tempat tinggal saya, yakni Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Harapan saya...

Saya pun berharap semoga suatu saat ada Pasangan yakni Jodoh saya, yang mampu bersama saya dalam keadaan dan situasi apa pun, menerima saya, dan yang terpenting mampu menjalani bisnis yang saya rintis bersama.

Namun memang tidak mudah... Tidak banyak wanita yang berhasil saya kenal, yang memahami dunia saya dan jenis pekerjaan saya. Tidak banyak juga wanita yang bersedia bekerja berdua bersama saya di Ruko kontrakan ini.

Seringkali saya menemukan sosok wanita yang sepertinya sesuai dengan saya, namun ternyata ketika Bebetnya seimbang, ternyata Bibit dan Bobotnya tidak seimbang.

Lalu, pernah juga Bibit dan Bebet sudah seimbang, ternyata Bobot tidak seimbang dengan saya.

Yang paling sering wawasan (Bobot) yang seimbang dengan saya, tapi ternyata Bibit dan Bebetnya dari kalangan yang terlalu tinggi, terlalu kaya, terlalu intelektual. Selain saya juga gak mungkin banget, karena jelas nanti Pihak Keluarga Besar khususnya ke pihak Ayah dan Ibunda saya yang akan menjadi masalah, lagian Dia, si Gadis juga gak mungkin mau dengan saya lah... hihihihi...

Jadi, inilah sedikit curhat saya malam ini, di Blog pribadi saya ini....

Nah, sesuai dengan foto yang ada di atas artikel ini, saya selalu berdo'a 'Semoga Ku segera mendapat Pasangan yang Seimbang denganku... Bibit, bebet, bobot... dan yang Benar-benar Mencintaiku Amiin.....'

Tolong dibantu diaminin ya.......

Saya tetep optimis saja lah... Daripada ikutan Take Me Out, mending nulis di blog saya ini saja, siapa tahu nanti dari sekian Pembaca ada yang bersedia membantu mengenalkan saya dengan Gadis Single yang sekiranya sedunia dengan saya... dan yang sekiranya imbang bibit bebet bobotnya dengan saya... Terima Kasih bagi yang mau membantu saya... ^__^

Senin, 2 Maret 2015

Salam Sukses untuk Kita Bersama.....

Rey Arifin
www.facebook.com/ReyArifinOfficial
HP / WA : 0857 555 363 82

Foto Kreatif Teman Facebook saya, Simbol Hati Cinta !


Lagi-lagi saya menemukan hal unik di dinding beranda facebook saya. Ya, ini adalah foto hasil karya Yusli, teman facebook saya. Sebuah foto kreatif, menggabungkan gerakan tangan menjadi sebuah bentuk, yakni simbol hati cinta.

Awalnya saya gak menyangka bahwa itu adalah sambungan dari tangan Yusli, sebab memang bentuk hatinya sempurna sekali. Coba saja lihat di foto atas.

Yusli memang sering update foto-foto unik selfie seperti ini. Foto ini di share oleh Yusli di akun Instagram-nya, tertanggal 1 Maret 2015, jam 11.49 WIB. Karena instagramnya terkoneksi dengan facebook, jadi otomatis juga tershare di facebook.

Ketika saya memposting artikel ini sudah ada 88 orang yang menyukai, dan 15 buah komentar, di akun facebooknya.

Saya pun penasaran dan saya pun hubungi Yusli, dan bertanya beberapa hal, berikut yang disampaikan oleh Yusli.

"Awalnya sih cuma iseng aja, akusih mikirnya kayaknya asik aja kalo aku bikin foto kyk gtu , . Aku waktu itu bikinnya pake aplikasi (smartphone) kok kak gak sulit banget cuma bisa nyesuain bentuk aja," ujar Yusli.

"Masalah ide itu gabisa diungkapin kak , ide itu akan muncul ketika kita menemukan sesuatu , pas waktu itu lagi seneng ajaa aku jadinya foto kyak gitu . .," tambah Yusli.

Nah, ketika saya tanya lagi, aplikasi apa sih yang dipakai buat nyambung-nyambung foto agar bisa sekeren ini? Yusli membocorkan, aplikasi yang dipakai adalah 'picart' sama 'bodysimbol'. Silahkan, Anda bisa segera mendownloadnya di Google Play, bagi yang sudah menggunakan Smartphone atau HP Android.

Selamat berkarya... Oh ya, buat yang ingin berteman dengan Yusli atau sekedar inbox dan belajar bagaimana caranya bikin foto seperti ini, hubungi saja dia di facebooknya, klik : Yusli

Fenomena Jilboobs di Kalangan Teman Facebook saya


Anda pasti sudah tahu kan? Jilboobs adalah singkatan dari Jilbab dan Boobs (payudara / buah dada dalam bahasa Inggris). Artinya sosok wanita yang mengenakan jilbab namun masih menonjolkan area payudaranya.

Nah, berikut adalah Opini saya mengenai Jilboobs. Bagaimana komentar Anda? Silahkan diketik di kolom komentar di bawah artikel ini.

Pemirsa web blog pribadi saya, Sebagai seorang laki-laki keren yang masih jomblo :D saya pun mencoba dan mencoba mencari kenalan di dunia nyata dan di dunia maya, termasuk di facebook.

Nah, saya pun meng-add mereka yang sekiranya cantik, seksi, dan baik, dan yang se-Iman dengan saya. Siapa tahu ada yang berjodoh dengan saya, hihihi... Amiin... Saya pun terus meng-add dan meng-add, mulai dari yang tidak berjilbab hingga mereka yang berjilbab.

Pagi ini, di beranda facebook saya, muncul beberapa status foto dari teman facebook saya, sebut saja Mawar. Mawar nampak mengenakan jilbab, namun tetap seksi dengan kaos lengan panjangnya yang ketat. Berjilbab warna abu-abu, dan kaos ketatnya yang berwarna orange. Si mawar kebetulan sedang refreshing di sebuah lokasi wisata yang berada di daerah saya.

Wah, pemandangan ini terus terang membuat hati saya jadi dag dig dug... dag dig dug... hihihihi... Apa ya itu yang nampak menonjol ?? hehehe... Maklum, usia sudah segini, masih aja gigit jari lihat perempuan... Semoga segera ada yang berjodoh dengan saya ya... Amiin...

Sebenarnya memang tidak hanya Mawar, teman facebook Anda pun mungkin banyak yang demikian.

Dan memang, ada banyak pendapat mengenai jilboobs. Ada yang setuju, ada yang tidak setuju, mungkin ada juga yang gak mau tahu.

Nah, saya pribadi sih, menanggapinya dengan santai saja. Sebab, pada dasarnya di jaman modern ini, pasti setiap orang, baik laki-laki maupun perempuan ingin tampil semenarik mungkin. Untuk gaya-gaya modis saat ini, bila perempuan memang mengarah ke baju yang menampilkan lekuk tubuh, atau bagian tubuh yang menarik bagi laki-laki.

Hal ini saya anggap wajar, sebab, siapa sih yang tidak ingin dikejar-kejar atau dipuja-puja oleh banyak orang. Apalagi bagi mereka yang masih single.

Kalau pun mereka, para perempuan yang telah menjadi seorang istri, telah menikah dan telah memiliki suami, saya anggap wajar menutup semua auratnya, ketika memang tidak ingin mencari pasangan lagi.

Berbeda bagi perempuan yang masih muda dan lajang. Mereka tentu saja ingin berpenampilan semenarik mungkin, sehingga laki-laki akan mencoba mengenalnya dan tinggal si perempuan memilih dan memilah saja siapa yang sekiranya paling cocok dan paling baik diantara semua laki-laki tersebut.

Selain itu, pada dasarnya, semua orang, saya kira ingin dikenal. Setiap orang ingin dikenal luas untuk menyampaikan apa yang ingin ia sampaikan, termasuk bisnis yang ia kelola. Bila seseorang terkenal, maka setiap usaha atau bisnis yang dijalaninya pasti akan cepat dikenal dan berkembang.

Salah satu cara agar cepat dikenal, di era internet saat ini, bisa juga dengan berpenampilan yang modis dan menarik, asal jangan yang keblabasan saja, sampai foto tanpa baju atau yang terlampau seksi, sebab juga tidak baik bagi image juga di mata banyak orang. Yang penting, modis, seksi, namun tetap ada batas-batasnya.

Okelah mengenai jilboobs, bila ditanggapi dengan syari'at, maka ini memang kurang benar, sebab masih menunjukkan area aurat pada perempuan. Bagi mereka yang setuju dengan paham radikal, bahkan sampai mengenakan cadar, sehingga memastikan tidak ada satu pun area aurat yang dilihat oleh laki-laki. Beberapa wanita pun juga suka mengurung diri agar tidak terlihat oleh laki-laki.

Saya kira itu adalah hak pendapat masing-masing. Dan ini adalah perbedaan. Mari kita tanggapi secara bijaksana saja mengenai perbedaan pendapat ini.

Satu lagi yang bikin saya ingin ketawa geli ketika mengingatnya. Pernah suatu saat saya memberanikan diri bertanya sama seorang teman yang sering berpenampilan jilboobs, namun pada foto-foto dia yang lain, yang ada di facebooknya, kok saya melihat ukuran dadanya tidak sebesar saat mengenakan jilbab. Ternyata, jawabannya begini, "Mas, itu kan biar seksi aja, ya... saya pakai BH (Bra) yang agak gedean, hihihihi...".. Ampuuunnn... Tepok Jidat !!!

Kembali lagi, bila saya menanggapi fenomena jilboobs ini dengan santai dan saya anggap wajar, khususnya bagi perempuan yang masih mencari seorang pasangan.

Lalu, Bagaimana pendapat Anda ? Sampaikan di kolom komentar di bawah ini.

Kasian, Temen saya Foto Bugil Lalu Disebar Pacarnya di Facebook



Beneran, kaget saya... semalam di beranda facebook saya tiba-tiba muncul foto bugil seorang teman perempuan saya, dia asli Arek Kepanjen, sebut saja 'Bunga'. Dia gadis yang cantik, umurnya mungkin sekitar 18 tahun.

Saya lumayan kenal dengan Bunga, bahkan beberapa kali bertemu di tempat kerjanya, di tempat foto kopi dan jual ATK di Kepanjen.

Awalnya saya pun tidak percaya, kalau itu si Bunga. Lalu saya pun memperhatikan dengan seksama. Mulai detail foto, teksture kulit, pencahayaan, dan background lokasi. Meski sedikit terangsang juga... hihihihi... Ya gimana, saya juga kan normal juga. Dan kesimpulannya menurut pengamatan saya, ini adalah foto asli.

Kasian. Awalnya saya kira, mungkin Si Bunga sedang depresi atau stress dengan mengunggah foto dirinya yang tanpa baju tersebut. Sebab, nampaknya ini foto selfie, bukan foto yang difoto oleh orang lain. Lalu, saya pun mencoba untuk melihat isi dinding dari profil facebook si Bunga.

Saya geser scroll mouse ke bawah. Dan, disitu ternyata, ada sebuah status yang isinya facebook tersebut telah diambil alih oleh Pacarnya atau mungkin Mantan Pacarnya. Melihat ini sepertinya bukan ulah Bunga, saya pun mencoba memberi komentar di status yang ditulis oleh Mantan Pacarnya tersebut. Dan jawabannya pun kurang baik.

Ya, tahu seperti itu, saya pun mencoba untuk menghubungi dia (korban) si Bunga yang bersangkutan. Hm, ternyata saya tidak punya nomor HP nya. Akhirnya saya mencoba inisiatif untuk bertanya di sebuah Grup Facebook tempat berkumpulnya Pengguna Facebook asal Kepanjen. Saya pun tahu bila si Bunga sering posting juga di grup tersebut.

Ketika saya tanya, apakah ada yang mengenal si Bunga ini, rata-rata anggota grup yang sedang online malam itu pada gak kenal secara langsung. Namun, syukurlah ada seorang Wanita, sebut saja Melati, dia teman dekat si Bunga, tepatnya teman SMPnya dan tetangganya. Dia sempat memberi tahu alamat rumahnya, namun si Melati sedang berada di luar negeri, dan dia tidak mempunyai kontak si Bunga.

Hm, setelah sekitar 15 menit, usaha saya untuk mencoba memberi tahu si Bunga bahwa ada foto bugilnya di facebook dia akhirnya saya hentikan saja, sebab :
1. Foto bugil tersebut telah dihapus oleh yang menggunakan akun facebook tersebut
2. Tidak ada sahabat si Bunga yang kenal langsung dan membantu memberi tahu dia

Jadi, saya pun tidak mau terlibat terlalu jauh, meski pada posisi ini saya adalah saksi, dan termasuk beberapa teman facebook Bunga yang melihat hal serupa, dan ketika saya konfirmasi semuanya mengaku melihatnya, mungkin juga telah menyimpannya.

Pada dasarnya kasihan si korban karena terlalu polosnya, kasihan juga keluarga korban, kasian juga si pelaku yang belum bisa menjaga baik aib orang yang dicintainya.

Kasus ini bisa masuk ke ranah Pidana, mengingat foto tersebut telah dilihat secara umum di media sosial yang merupakan fasilitas umum. Waktu saya cek, saat itu ada sekitar 3 orang yang ikut berkomentar, dan beberapa telah me-like foto tersebut, bukti foto ini telah dilihat banyak orang.

Semoga saja si Pelaku membaca tulisan saya ini, dan bisa segera sadar, bahwa perbuatannya ini sungguh memalukan, dan bisa terjerat kasus hukum.

Ini juga menjadi pelajaran bagi kita. Janganlah memfoto diri sendiri dalam keadaan telanjang, sebab meski kita tidak menyebarnya, ada kemungkinan foto itu nantinya akan dicopy orang lain, mungkin saat terpegang oleh orang lain, atau saat di tempat rental komputer, dan lain-lain.

Jangan juga memberi password facebook ke siapapun termasuk kepada pacar.

Sabar ya 'Bunga'...

Tambahan, berikut Undang-Undang yang bisa menjerat pelaku bila si Korban atau keluarga tidak terima :

Pasal 27 ayat (3) UU ITE
“Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik”

Pasal 45 ayat (1) UU ITE
“Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1), ayat (2), ayat (3), atau ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah)”.

Berdasarkan rumusan Pasal 27 ayat (3) UU ITE, adalah baik jika Anda berhati-hati dengan apa yang Anda tulis pada status facebook Anda. Hal ini karena pengaturan mengenai pencemaran nama baik atau penghinaan di dalam UU ITE lebih luas daripada Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (“KUHP”).

Dalam arti, di dalam KUHP (Bab XVI tentang Penghinaan) jelas bahwa perbuataan penghinaan tersebut harus dilakukan terhadap seseorang dan merupakan delik aduan (Pasal 319 KUHP). Akan tetapi, di dalam perumusan Pasal 27 ayat (3) UU ITE hanya dikatakan bahwa orang yang melakukan penghinaan atau pencemaran nama baik melalui media elektronik dapat dipidana.

Hidup adalah Pilihan, Nasionalis atau Radikal ?


Indahnya... ketika seseorang terbiasa dengan perbedaan...

Coba perhatikan, bagi mereka yang berfikir radikal, akan nampak di raut wajah atau gestur tubuhnya yang selalu gelisah ketika berjumpa dengan orang yg berbeda pendapat atau keyakinan dengannya.

Mereka yang radikal selalu suka menyalahkan dan mengkafirkan saudaranya. Mereka sangat ingin meng-Arab-kan Indonesia. Mengganti sistem negara, bahasa, budaya, tradisi Indonesia dengan Arab. Padahal Ulama Kuno sangat ingin Islam bertahan tetap dengan budaya dan tradisi Indonesia, sebab mengapa? Negara tidak akan MAKMUR bila terlalu banyak import apa pun, termasuk budaya dan tradisi dari negara lain.

Bila Indonesia tetap bertahan dengan tradisi dan budaya yang ada, Islam dengan tradisi dan budaya Indonesia, justru ini bisa membuat Orang Asing akan sering berkunjung dan belajar dari Indonesia. Bukan haji, bukan umroh, tidak sebesar itu uang yang bisa masuk ke negara kita, cukup ketika banyak Warga Asing belajar tentang Indonesia, eksport akan membuat kita semakin kaya dan MAKMUR. Cadangan minyak kita juga akan bisa naik seperti negara-negara Arab dan Timur Tengah.

Kalau kita bisa bangga dengan bahasa lokal, tulisan lokal, mungkin kita juga bisa maju seperti Arab, seperti Jepang dengan huruf kanjinya. Untuk urusan ibadah kita harus tetap menggunakan bahasa dan tulisan syari’at. Tapi ingatlah untuk budaya dan tradisi, tetaplah bangga dan promosikan budaya dan tradisi Indonesia, janganlah terlalu radikal, tetaplah berjiwa Nasionalis, agar kita bisa maju dan eksport, tidak malah membantu negara lain semakin kaya.

Janganlah terlalu radikal, agar kita bisa semakin terbiasa dengan segala perbedaan keyakinan, agar negara ini tidak berakhir menjadi negara konflik. Mari promosikan budaya dan tradisi kita.

Dari saya, Rey Arifin

Software Aksara Jawa Gratis Hanacaraka

HANACARAKA Adalah sebuah software konversi aksara jawa ke aksara latin.
Hanacaraka v 1.0 merupakan program pembelajaran aksara Jawa yang telah dibuat untuk Dinas Kebudayaan Propinsi Yogyakarta.
Konversi Aksara memungkinkan Anda untuk secara cepat mengubah tulisan latin menjadi aksara Jawa. Andapun dapat memasukkan file teks bertipe .txt dari komputer Anda untuk langsung dikonversi menjadi Aksara Jawa.

Di program ini juga terdapat Menu pengenalan aksara yang membantu Anda dalam mengingat dan mengenal aksara Jawa. Interaksi pengguna yang ditampilkan dalam bentuk seperti kalkulator memungkinkan Anda dapat belajar aksara secara cepat dan tepat.







Diantaranya ialah :
1. Aksara Carakan Merupakan 20 aksara pokok yang bersifat silabik (kesukukataan) yang digunakan di dalam ejaan bahasa Jawa.
2. Aksara Swara Yaitu lima buah aksara yang digunakan untuk menuliskan aksara vokal yang menjadi suku kata, terutama yang berasal dari bahasa asing, untuk mempertegas pelafalannya.
3. Angka Jawa Merupakan menu untuk menulis angka-angka dalam aksara Jawa
4. Aksara Murda Aksara murda dipakai untuk menuliskan nama gelar dan nama diri, nama geografi, nama lembaga pemerintahan, dan nama lembagaberbadan hukum.
5. Sandangan Merupakan tanda diakritik yang dipakai sebagai pengubah bunyi di dalam tulisan Jawa. Di dalam tulisan Jawa aksara yang tidak mendapat sandangan diucapkan sebagai gabungan antara konsonan dan vokal a.
6. Pasangan Aksara Pasangan merupakan aksara yang berfungsi untuk menghubungkan suku kata tertutup konsonan dengan suku kata berikutnya kecuali suku kata yang tertutup wignyan, layar, dan cecak.

Di program ini juga terdapat Soal-soal Latihan Aksara Jawa .
Menu Soal Latihan ini membantu Anda untuk mengingat aksara Jawa. Terdapat tiga tingkatan keahlian yaitu: Pemula, Menengah, dan Lanjut. Pilihan ini disesuaikan dengan kemampuan Anda.

Download Aplikasi HANACARAKA 1.0 (klik di sini)
untuk mendapatkan password RAR silahkan inbox di facebook Rey Arifin (klik di sini)

Keterangan lebih lanjut tentang penggunkan program HANACARAKA versi 1.0 dapat anda baca pada file HELP yang terdapat pada program.

Menu Program HANACARAKA V 1.0
– Konversi Aksara
– Pengenalan Aksara
– Latihan Soal

Spesifikasi Komputer yang dibutuhkan :

A. Konfigurasi Minimum
– Prosesor Pentium 100 dengan RAM min 16 Mb
– Ruang HardDisk kosong minimal 50 Mb
– CD-ROM Drive 8x
– Monitor dengan Resolusi layar 800 x 600 High Color
– Mouse + Keyboard
– Sistem Operasi Windows 98

B. Konfigurasi yang disarankan
– Prosesor Pentium II dengan RAM minimal 32 Mb
– Ruang HardDisk kosong minimal 100 Mb
– CD-ROM Drive 24x atau lebih
– Monitor dengan resolusi layar 1024 x 768 High Color atau lebih
– Mouse + Keyboard
– Kartu Suara / Sound Card
– Sistem Operasi Windows 98 / 2000 / XP / NT

Cara Menginstall Program:

1.Masukkan CD Instalasi Hanacaraka v 1.0 ke dalam CD ROM.
2.Tunggu beberapa saat sehingga dilakukan instalasi secara otomatis.
3.Apabila CD tidak jalan, maka bukalah file instalasi secara manual yaitu dengan mengklik ganda pada file setup.exe yang ada di dalam CD.
4.Tunggu beberapa saat dan ikuti petunjuk selanjutnya sampai dengan program selesai di install.
5.File readme.txt merupakan file bantuan untuk instalasi.

Konspirasi AREMA Bakrie Golkar

Arema memang akan terus menguning dan menguning perlahan-lahan, sebab Arema bukan lagi milik Bentoel dengan warna khas Bentoel yakni biru, tapi kini Arema milik Golkar yang pastinya dengan warna khas kuning Golkar.

Lalu bagaimanakah konspirasi antara Arema dengan Golkar?

Nurdin Halid pernah mengklaim bahwa kesuksesan timnas Indonesia di ajang piala AFF 2010 kemarin merupakan buah kerja kerasnya dan partai Golkar. Apakah mungkin, kesuksesan Arema Indonesia musim kemarin, SCM Cup 2015 pun ada relevansinya dengan Partai yang diketuai oleh pengusaha Aburizal Bakrie tersebut? Lalu bagaimana dengan kiprah Arema di LSI jilid kedua?

Sedikitnya penulis memiliki argumen logis untuk membongkar keganjilan dan kacau balau nya “wahana hiburan” yang paling digemari rakyat Indonesia ini, yang belakangan terdengar kabar adanya mafia pengaturan skor.

Arema Malang kini telah berganti nama menjadi Arema Cronus, setelah sebelumnya bernama Arema Indonesia. Kita tahu bahwa, saat ini Arema bukanlah tim yang diperhitungkan di pentas sepak bola Indonesia karena Arema telah menurun kualitas pemainnya, tidak lagi seperti dulu. Tetapi, pada SCM Cup 2015 kemarin, Arema bisa menjadi jawara kompetisi itu.

Di awal kompetisi September 2009 lalu, Arema mengalami krisis finansial klub, PT Bentoel Indonesia yang kala itu menjadi sponsor utamanya sekaligus pemilik Arema, cabut lantaran British American Tobacco pemilik baru perusahaan rokok itu, melarang Bentoel mengurus klub olahraga.

Arema pun kelimpungan. Apalagi orang-orang Bentoel di Arema mundur satu per satu. Darjoto Setyawan, Ketua Yayasan Arema, dan Gunadi Handoko, Direktur Utama PT Arema, mengundurkan diri. Berbagai skenario penyelamatan pun dicoba manajemen Arema. Mereka (manajemen Arema) bahkan pernah menjajaki merger dengan klub sepupunya, Persema Malang. Tapi gagal.(Tempo, 24/01/11)

Namun nasib berkata lain, ditengah situasi dan kondisi yang sekarat tersebut, beruntung mereka diselamatkan oleh para “Ksatria bertopeng”, bahkan mengantarkan hingga Arema ke tangga bertopeng tersebut tidak lain adalah orang-orang yang satu sama lain saling memiliki keterkaitan, dan mungkin mereka telah menentukan tujuan-tujuan terselubung dibelakang Badan Sepakbola Tertinggi di Indonesia, PSSI. Mungkinkah mereka juga mengatur semuanya sehingga Arema bisa juara?

Mereka adalah Ketua umum partai Golkar saat ini, sekaligus pendiri usaha Bakrie grup Aburizal “ical” Bakrie serta adik kandungnya Nirwan Bakrie pendiri proyek pengembang perumahan bernama Ijen Nirwana Residence yang juga Wakil Ketua umum PSSI, lalu Presiden Direktur PT. Liga Andi Darussalam sekaligus merangkap sebagai pembina Yayasan Arema dan, Ketua Umum PSSI nya sendiri yaitu Nurdin Halid.

Ketika Arema kewalahan untuk mengatasi krisis keuangan klub, beruntung ada kelompok usaha yang mau menolong krisis Arema. Yaitu, Ijen Nirwana Residence yang mau menolong untuk menggantikan Bentoel menjadi sponsor utama mereka, usaha yang didirikan Nirwan Bakrie yang juga termasuk Bakrie grup ini menggelontorkan dana segar Rp 7,1 Milyar saat itu. Pembayaran gaji pemain, ofisial, serta tim pelatih akhirnya bisa dilunasi. Namun, hal tersebut membuat Arema pada LSI musim 2010/2011 sekarang ini masih memiliki hutang.

Lalu, apakah juaranya Arema saat itu merupakan bagian skenario para Ksatria Bertopeng yang disisi lain mereka (Ksatria) pun ingin mencapai ekspektasi terselubung? Bagaimanakah “kongkalikong” yang terjadi?

Mensinyalir bahwa adanya kepentingan lain ditubuh PSSI, asumsinya, PSSI dibawah pimpinan Nurdin Halid telah disetir oleh Aburizal ical Bakri. Mengapa demikian? Ya, Ical adalah Ketua Umum Partai Golkar sedangkan Nurdin Halid merupakan salah satu Kadernya. indikasinya, Nurdin pernah menyatakan statement kepada media dan publik mengenai suksesnya Timnas di piala AFF 2010 kemarin. “Timnas sukses berkat saya sebagai kader Golkar.” Sungguh sangat kontroversial sekali.

Kalimat yang secara sengaja serta tidak langsung yang membuat orang awam pun dapat menilai statement tersebut berimplikasi untuk menaikan pamor Partai Golkar. Bahkan di sisi lain Nurdin telah menafikan keinginannya untuk menjauhkan PSSI dari sentuhan politik. Dugaan tersebut sangat kuat dengan kecurigaan adanya “kongkalikong” antara ical dan Nurdin Halid.

Lalu “kongkalikong” lainnya, adanya hubungan se-darah antara Ical dan adik kandungnya Nirwan Bakri sebagai wakil ketua umum PSSI membuat badan sepakbola tertinggi di Indonesia tersebut dicurigai telah mengatur seluruh pertandingan untuk men-juarakan Arema. Asumsinya bahwa Nirwan Bakrie tidak mau rugi terhadap modal yang telah ditanamnya di Arema yang disisi lain juga Nirwan ingin menaikan proyek usaha Ijen Nirwana Residence nya ke permukaan publik dengan cara sengaja menaikan prestasi Arema.

Dengan kewenangannya sebagai Wakil Ketua umum PSSI Nirwan bisa menguntungkan bisnisnya dengan memanuver kompetisi bersama dukungan Nurdin sebagai Ketuanya dan Andi sebagai Presiden Direktur Liga yang juga pembina yayasan Arema. Tentunya Nurdin dan Andi pun sama-sama mendapat keuntungan.

Lalu bagaimana peran Andi Darussalam? Peran Andi Darussalam tak kalah besar. Dia turun tangan langsung ketika Arema mengalami krisis keuangan “Saya punya ikatan batin yang kuat dengan Arema,” ujarnya. Menurut Andi, Arema harus diselamatkan untuk menjadi proyek percontohan bagaimana sebuah klub profesional dikelola dan sukses. Tak hanya soal dana, Andi juga mencarikan pelatih dan pemain asing terbaik.(Kompas, 24/01/11)

Dengan kewenangannya sebagai Presiden Direktur PT. Liga tentu beragam cara dilakukan untuk mengatur perjalanan Arema Indonesia karenadia pun merangkap jabatan sebagai pembina yayasan Arema. Sungguh ironis, rangkap jabatan yang dimilikinya, dikhawatirkan akan lahirnya rasa Aremasentrisme pasti menyatu dengan jiwanya. Selain itu pun Andi Darussalam adalah orang kepercayaan Bakrie dalam penyelesaian krisis Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur. Sangat relevan dan kompleks sekali bukan kasus ini.

Makin kesini gejolak masyarakat terhadap kinerja buruk perangkat PSSI tambah beringas. Sempat terjadi insiden, masih ingat, amarah Suporter Persib Bandung tak bisa diredam saat laga Persib lawan Arema di Bandung, 23 Januari 2011 lalu. Mereka rusuh ditengah-tengah pertandingan karena menilai wasit Najamudin Aspiran yang menjadi juru pengadil pada laga itu berpihak pada tim Arema, apa mungkin ini bagian “kongkalikong” jilid ke dua? kerusuhan melebar hingga ke semua sektor stadion dan pertandingan pun terhenti selama kurang lebih 30 menit.

Sebelumnya pada laga tersebut, beragam manifestasi kekesalan terhadap PSSI telah diwujudkan dalam bentuk poster-poster hujatan terhadap PSSI serta perangkat pertandingan sekaligus unsur politik banyak ditunjukan oleh Bobotoh (sebutan suporter Persib), hal itu terlihat di layar televisi ANTV yang saat itu menyiarkan langsung.



Dapat disimpulkan, PSSI sebagai pemegang otoritas sepakbola tertinggi di Indonesia era Nurdin Halid ini nampaknya bisa ditaklukan oleh jajahan hegemoni Politik serta praktek uang didalamnya. Tidak menampik kemungkinan, Kepentingan Politik yang dilakukan Ical dan Nurdin, kepentingan Bisnis Nirwan dan Bakrie grup, lalu kepentingan yayasan Andi Darussalam dengan output uangnya akan menjadi kunci kesuksesan bagi Golkar, Bakrie Grup dan “si anak beruntung” Arema Indonesia.

Dimanakah Integritas PSSI? Aneh kan bila sepakbola di politisasi? Secara sarkas, apakah seorang mantan napi dan koruptor masih pantas menjabat sebagai Ketua Umum? apakah etis bila orang PSSI memiliki keterikatan mendalam secara eksplisit dengan Klub kecintaannya, bukankah PSSI itu harus Netral? Dan terakhir apakah musim ini Arema yang masih memiliki keterikatan dengan para petinggi PSSI akan menjadi jawara kembali melalui skenario yang mungkin telah menjadi konspirasi kembali oleh PSSI?

Untuk membongkar kebobrokan PSSI saat ini, pemerintah diwakili KONI maupun Kemenpora perlu membentuk satgas penyelidik konspirasi ini dengan sikap netral, serta memiliki rasa peduli terhadap sepakbola Indonesia demi kemajuannya, bahkan boleh juga bila melibatkan KPK untuk memeriksa praktek uang didalamnya. tentunya pembentukan haruslah dilakukan oleh orang yang tak memiliki hubungan dengan internal PSSI agar tidak menimbulkan konspirasi.

PSSI harus segera di reformasi, ganti semua orang-orang di tubuh PSSI dengan orang yang memiliki integritas yang baik, paham sepakbola, tidak terlibat dalam dunia Politik, serta memiliki kesadaran untuk kemajuan sepakbola bangsa. Jangan bermimpi bisa masuk Piala Dunia jika masih seperti ini!

Loading...