Pertama kali ke Luar Negeri? Nggak usah bingung



Cara Terbang ke Luar Negeri untuk pertama kali :

Anda berencana untuk berpergian ke luar negeri pertama kali? Naik pesawat terbang? Nggak usah bingung.

Inilah beberapa tips yang perlu diperhatikan bila kita pertama kali mengunjungi Bandara Udara.

Ada beberapa hal yang perlu kita siapkan sebelum berangkat ke luar negeri:
  1. Beli Tiket Penerbangan sesuai dengan negara tujuan kita, bisa secara online, bisa juga dengan mengunjungi bandara yang bersangkutan, atau melalui biro jasa penerbangan terdekat.
  2. Dokumen PASPOR. Uruslah paspor di kantor imigrasi terdekat di tempat kita. Bisa juga mengurusnya di biro jasa namun akan lebih mahal (biaya Rp 600ribuan). Mengurus sendiri (biaya Rp 200ribuan) di Kantor Imigrasi caranya siapkan : KTP asli dan foto kopi, Kartu Keluarga asli dan foto kopi, Akta Kelahiran asli dan foto kopi (Surat keterangan lahir juga gak papa, kalau tidak memiliki Akta Kelahiran), Surat sponsor/surat keterangan/ surat rekomendasi dari tempat kerja bila ada, Materai Rp 6.000,-, Surat Nikah bagi yang sudah menikah, Surat WNI/SKKRI/SKBRI bagi yang punya, Surat Keterangan Ganti Nama bagi yang punya, Ijazah terakhir asli dan foto kopi bila diperlukan.
  3. Dokumen VISA (bila dibutuhkan). Mengurus Visa di Kantor Kedaulatan Besar perwakilan negara tersebut yang ada di Indonesia. Pengajuan visa membutuhkan bukti tiket penerbangan dan alamat tujuan kita, seperti alamat penginapan atau rumah yang akan kita inapi, termasuk juga kalau tidak salah dibutuhkan bukti kepemilikan sejumlah uang.

Setelah kita melengkapi dokumen yang dibutuhkan maka berikut prosedur penerbangan :
  1. Dari bandara Indonesia, untuk terbang ke luar negeri kita dianjurkan melakukan check-in dua jam sebelumnya (penerbangan domestik:satu jam). Beberapa maskapai bisa sangat ketat soal ini.
  2. Siapkan Tiket, Paspor, dan kalau perlu Visa, dan siapkan uang untuk membayar pajak bandara (airport tax) sebesar Rp 100ribuan, biasanya dibayarkan pada saat check-in.
  3. Check In. Kita dilarang membawa benda-benda yang dilarang dibawa masuk kabin, seperti cairan yang lebih dari 100 ml dan benda tajam. Akan ada X-Ray untuk memeriksa barang-barang bawaan kita, termasuk kita harus membuka dan menunjukkan isi tas.
  4. Setelah check In, kita harus mengantre di loket Imigrasi, antrilah di antian khusus pemegang paspor Indonesia ya... Setelah antrian giliran kita, serahkan paspor dan boarding pass ke petugas imigrasi, tunggulah sebentar, dan petugas akan mencap paspor kita.
  5. Nah, kita tinggal menunggu keberangkatan di ruang tunggu di gerbang (gate) yang tertera pada boarding pass. (Perlu diketahui, sejak Maret 2012, kita tidak perlu lagi mengisi kartu imigrasi Indonesia).
  6. Proses penerbangan, jangan lupa berdo'a sebelum berangkat menuju ke pesawat terbang. Tetap senyum dan tenang pada saat penerbangan itu lebih baik.
  7. Sampai di Bandara tujuan di luar negeri. Wah, AlhamduliLLah.. sampai deh di negara tujuan. Kita akan menjalani pemerikaan imigrasi. Kita perlu mengisi kartu imigrasi dan menunjukkan dokumen-dokumen penerbangan kita. Bila kita pergi ke negara-negara ASEAN, umumnya pemeriksaan imigrasi lebih mudah seperti halnya di Indonesia, namun bila ke negara lain yang juga membutuhkan visa, urusannya lebih ribet karena petugas imigrasi akan bertanya banyak kepada kita, jawab dengan jujur, sopan, dan meyakinkan ya...
  8. Mengambil barang-barang kita di bagasi, kita akan melewati bagian bea cukai. Tas kita akan diperiksa dengan mesin X-Ray dan juga kita diminta untuk membuka tas. Peraturan bea cukai di beberapa negara berbeda-beda. Contohnya di Singapura dilarang membawa rokok, di Maladewa dilarang membawa minuman keras, di Australia dilarang membawa makanan.
  9. Mencapai tempat tujuan. Nah saatnya keluar dari bandara dan menuju ke tempat tujuan kita di luar negeri. Kita bisa menggunakan transportasi umum seperti bus, subway, kereta api, cari tahu caranya sebelum berangkat atau tanyakan kepada petugas di bandara. (Kelebihan transportasi umum adalah kepastian jalur sehingga kita tidak perlu takut tersasar atau diputar-putar seperti halnya taxi kalau kita tidak paham lokasi). Kalau naik taksi usahakan naik Taksi Resmi Bandara, tanyakan saja juga ke petugas bandara.

Sebarkan ! Share Artikel ini !

Share on Google Plus

Tentang Rey Arifin

Rey Arifin (Arizal Firmansyah) adalah Seorang Blogger dan Praktisi IT, Multimedia, Broadcasting, & Media Online. Juga Pendiri & Pengelola RIZALmedia, Pendiri & Ketua Komunitas Blogger Indonesia, Pendiri & Penyiar Radio Kepanjen FM.
Baca : Profil Lengkap Rey Arifin. Hubungi : Kontak Rey Arifin.
    Sampaikan Komentar Anda dengan Akun Google

0 komentar:

Poskan Komentar

    Sampaikan Komentar Anda dengan Akun Facebook