Politisi Busuk?

Bergentayangan nya para "politisi busuk" di negeri ini, menyebabkan banyak kalangan yang memvonis politik itu kotor. Para politisi busuk inilah yang merusak citra politik dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat. Padahal, yang nama nya politik adalah cara atau pensiasatan untuk mencapai tujuan sebagaimana yang telah dikomitmenkan bersama. Itu sebab nya, kalau saja ada gerakan untuk memberantas berkeliaran nya para politisi bus
uk, maka dijamin halal 100 % segenap warga bangsa bakal mendukung nya.

      Marak nya politisi busuk yang beredar dan bergentayangan di Senayan, atau di tempat-tempat lain di daerah, tentu saja membuat kerisauan banyak pihak. Suara menolak tumbuh-kembang nya para politisi busuk sebetul nya diawali oleh wawancara Presiden Sby dengan salah seorang reporter televisi swasta dalam menyambut tahun 2013. Sby mengingatkan, tahun 2013 adalah tahun pemanasan politik, dimana ujung nya akan bermuara pada tahun politik yang dikaitkan dengan penyelenggaraan Pemilihan Presiden pada tahun 2014 mendatang.


       Beberapa pengamat menegaskan, hal penting yang harus dilakukan partai politik adalah menyeleksi orang-orang yang baik dan menyingkirkan politisi busuk yang justru membuat partai tidak menjalankan fungsi nya, yakni bekerja untuk rakyat. Politisi busuk ini jelas sangat mengganggu kinerja Pemerintah. Pertanyaan nya adalah mampukah partai politik menjalankan fungsi dan peran nya secara utuh, sekira nya partai politik sendiri terkesan sudah menjadi "ajang bisnis" ? Inilah yang butuh pencermatan dengan seksama.

      Hadir nya politisi busuk di negeri ini, tentu akan ditentukan oleh banyak faktor. Salah satu nya adalah terkait dengan rekruitmen yang digarap oleh partai politik. Kalau pola rekruitmen kader partai politik yang nanti nya bakal diposisikan menjadi pejabat publik (Presiden, Gubernur, Bupati, Walikota) dan para "wakil rakyat" (DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota), lebih diwarnai oleh "transaksi" yang sifat nya pragmatis, maka kita akan kesulitan mendapatkan penyelenggara negara dan para politisi yang amanah.

      Gerakan untuk melawan para politisi busuk, rupa nya tidak cukup hanya mengandalkan diri pada sosok Sby selaku Kepala Negara saja. Gerakan ini, sebaik nya merupakan kolaborasi diantara para pihak yang inti nya dibangun oleh empat pilar utama penopang pembangunan. Mulai dari petinggi di Pemerintahan, lalu kalangan cerdik cendekia, akademisi dan jajaran Perguruan Tinggi lain nya, kemudian para elit pengusaha dan tokoh-tokoh masyarakat, baik yang berhimpun dalam LSM, pegiat anti korupsi maupun para pejuang pemberantasan korupsi lain nya. Kerja bareng mereka diharapkan bakal mampu "menenggelamkan" para politisi busuk ini dan merubah nya dengan "memunculkan" para politisi harum yang amanah, jujur dan cerdas.

      Tahun 2013 kini telah kita jalani. Kerisauan berbagai pihak akan marak nya praktek-praktek kongkalikong antara aparat penyelenggara negara dengan para "wakil rakyat" dalam menggarap suatu proyek pembangunan, juga sudah mulai mengumandang dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan Presiden Sby sendiri, terlihat sedikit galau dalam menghadapi nya. Namun demikian, kita tetap optimis, perang melawan korupsi bukanlah hal yang cukup mudah untuk dimenangkan. Apalagi jika di dalam peperangan itu banyak "musuh dalam selimut" nya. Itu sebab nya, terpanggil oleh ajakan untuk melahirkan "good governance", rasa nya sangat tepat bila dalam melakoni tahun pemanasan politik ini, kita bersepakat untuk selalu hati-hati dan sigap dalam mengamati sepak terjang para politisi busuk itu sendiri.

Salam,

Sebarkan ! Share Artikel ini !

Share on Google Plus

Tentang Rey Arifin

Rey Arifin (Arizal Firmansyah) adalah Seorang Blogger dan Praktisi IT, Multimedia, Broadcasting, & Media Online. Juga Pendiri & Pengelola RIZALmedia, Pendiri & Ketua Komunitas Blogger Indonesia, Pendiri & Penyiar Radio Kepanjen FM.
Baca : Profil Lengkap Rey Arifin. Hubungi : Kontak Rey Arifin.
    Sampaikan Komentar Anda dengan Akun Google

0 komentar:

Poskan Komentar

    Sampaikan Komentar Anda dengan Akun Facebook