Habis Mesum, Siswi SMP di Pagelaran Sembunyikan Pacar di Kolong Ranjang

Piye ngene iki rek.. iki Arek Pagelaran Gondanglegi, konangan delikno pacare gek isor gerdin kasur, barine kikuk, dek'e delik sampek isuk polahe jendelone dikonci karo emake.

Wes wes wes... lek ngene iki pancen bener koyoke rek singkatane PHP iku seng anyar Perawan Hampir Punah.
-_-

Sebuah berita dari tribunnews, kejadiannya kemarin, Rabu, 15 April 2015 :

Usai Bersetubuh, Siswi SMP Sembunyikan Pacar di Kolong Ranjang, Ketahuan karena Jendela Dikunci Ibunya

Bagi orangtua yang punya anak remaja, awasilah anak Anda lebih baik lagi. Pergaulan anak remaja saat ini, sepertinya sudah benar-benar kebablasan.

Salah satu contohnya terjadi di Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Rabu pagi, 15 April 2015.

Sebut saja I, 16 tahun, siswi SMP yang tinggal di desa itu kepergok menyembunyikan pacarnya, sebut saja W, 23 tahun, warga Desa Brongkal, Kecamatan Pagelaran di kamarnya. W kepergok bersembunyi di bawah kolong tempat tidur I.

Pengakuan W kepada wartawan di Satreskrim Polres Malang, ia berada di kamar I, sejak Rabu dini hari pukul 01.00 WIB. Ia masuk kamar I lewat jendela.

"Saya sebenarnya hendak mengembalikan Blackberry milik I yang baru diperbaiki," ujar W di Polres Malang, Rabu, 15 April 2015. Dari rencana mengembalikan Blackberry, 'setan' pun hadir di pertemuan dua sejoli ini.

Sempat ngobrol-ngobrol sebentar, W dan I pun akhirnya naik ranjang untuk berhubungan intim.
Setelah selesai bercinta, W hendak pulang. "Tapi jendelanya tiba-tiba tidak bisa dibuka karena dikunci oleh ibunya I," kata tersangka sambil tertawa kecut.

Y mengakui, I sempat panik ketika itu. I hampir menangis karena takut bila ia ketahuan ibunya.
"Piye iki mas. Sampean cepat keluar, nanti dikira maling. Tapi gimana, tidak bisa keluar," tutur W menirukan kata-kata I malam itu.

Sampai pada Rabu pagi, ulah dua sejoli itu akhirnya benar-benar ketahuan. W mengakui, ia dan I sebenarnya bukan kali pertama ini saling berhubungan intim. "Kami pacaran sudah delapan bulan. Kami memang sudah pernah beberapa kali berhubungan laiknya suami istri," kata W.

Meski saling mencintai, tapi orangtua I, tak suka dengan W. Ada dua alasannya. Pertama, I masih sekolah. Kedua, W tak punya pekerjaan mapan. Maklum, W hanya kuli bangunan.

Meski demikian, I tak peduli. Dia bahkan pernah minggat demi W. Pengakuan I, ia menyayangi W karena setia.

Kisah asmara W dan I sendiri sudah terjalin sejak awal 2014. Bunga cinta mulai bersemi ketika W membeli pulsa di rumah I. Karena sudah tahu nomer ponsel masing-masing, mereka akrab, lalu saling jatuh cinta.

Kanit Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Malang, Iptu Sutiyo, menjelaskan W melanggar Pasal 81 juncto pasal 76D dan pasal 82 ayat (1) juncto pasal 76e UU Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Ancaman hukumannya: minimal 5 tahun penjara.

Sebarkan ! Share Artikel ini !

Share on Google Plus

Tentang Rey Arifin

Rey Arifin (Arizal Firmansyah) adalah Seorang Blogger dan Praktisi IT, Multimedia, Broadcasting, & Media Online. Juga Pendiri & Pengelola RIZALmedia, Pendiri & Ketua Komunitas Blogger Indonesia, Pendiri & Penyiar Radio Kepanjen FM.
Baca : Profil Lengkap Rey Arifin. Hubungi : Kontak Rey Arifin.
    Sampaikan Komentar Anda dengan Akun Google

0 komentar:

Poskan Komentar

    Sampaikan Komentar Anda dengan Akun Facebook