Kok Bisa?! Motor Tersangkut di Kabel Listrik!

Bukan burung, tapi sebuah sepeda motor segede itu tersangkut di kabel listrik. Awalnya saya juga bertanya-tanya, lha kok bisa motor bisa nyangkut di kabel setinggi ini? Agak ingin ketawa karena lucu juga, agak heran juga, bagaimana bisa motor segede dan seberat itu ada di atas kabel setinggi itu? Hm, ini simak aja beritanya :

Nasib sial dialami seorang pengendara sepeda motor bernama Rajesh Toppo (25). Ketika sedang asyik memacu kendaraannya untuk pulang, sebuah kabel melintang di jalan tiba-tiba tersangkut dan mengangkat motornya hingga ketinggian 24 meter. Duh, kok bisa?

Peristiwa naas tersebut terjadi di distrik Ambikapur, India. Sebuah pembangunan tower Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet) sedang dilakukan di dekat sebuah jalan alternatif di kawasan padat penduduk.

Pada suatu momen para pekerja proyek bermaksud mengangkat kabel Sutet ke atas tower. Karena kabel Sutet sangat berat, dibutuhkan sebuah traktor untuk mengangkatnya. Salah satu ujung kabel kawat diikatkan ke traktor lalu ditarik dari jarak 600 meter.

Saat traktor mulai menarik kabel, tiba-tiba Rajesh Toppo melintasi jalan dengan motornya. Kabel yang hendak ditarik itu tepat menyangkut di antara dua roda kendaraan pria malang itu. Seketika, tubuh Toppo dan motornya terangkat ke atas.

Karena panik dan ketakutan, Toppo berteriak keras meminta pertolongan. Namun para pekerja proyek hanya menyuruh Toppo untuk loncat dari motornya. "Saya berteriak pada para pekerja untuk menghentikan traktor, tapi mereka tidak mendengar karena suara mesin yang bising. Karena takut, saya akhirnya melompat dari ketinggian 6 meter, "kata Toppo seperti dikutip dari Indianews, Senin (20/4).

Sementara itu, sepeda motor Toppo tersangkut di kabel dan tertarik hingga ketinggian 24 meter. Berita tersebut sontak menjadi buah bibir masyarakat sekitar. Warga sebenarnya sudah sejak lama mengeluhkan proyek pembangunan tersebut.

Selain dekat dengan jalan dan pemukiman penduduk, proyek tersebut tidak menyediakan tanda bahaya yang memadai.

"Ini menjadi tanggung jawab staf perusahaan dan pekerja untuk memastikan keamanan dan mencegah kemungkinan bahaya bagi orang yang lewat," kata kepala desa setempat, Pusao Ram.

Dari saya,
Rey Arifin,

Saya kira hal ini menjadi pelajaran bagi kita bahwa untuk pengerjaan proyek sebesar ini, harusnya dikerjakan dan diawasi oleh orang-orang yang berpengalaman. Sepertinya melihat berita seperti ini, besar kemungkinan persiapan proyek ini kurang serius. Bisa jadi karena anggaran yang terbatas, atau suatu hal yang menjadikan pekerja proyek begitu teledor.

Oleh sebab itu, saat kita sedang membangun atau mengerjakan proyek tertentu, awasilah, perhatikan cara kerja pekerjanya, sebenarnya bukan karena mahal tidaknya, namun ini lebih kepada karakter orang yang bekerja, harusnya di pekerjaan vital harus kita cari orang-orang yang memang punya keahlian di bidang itu dan benar-benar paham.

Karena sejatinya, setiap orang itu pasti punya keahlian, namun ketika di pekerjaan yang vital haruslah ditangani orang-orang yang telah ahli dibidangnya dan memiliki etos kerja yang tinggi.

Hanya opini, bagaimana pendapat Anda melihat berita yang lucu ini? sampaikan di kolom komentar di bawah atau share artikel ini ke facebook, twitter, atau gplus Anda. ^_^

Sebarkan ! Share Artikel ini !

Share on Google Plus

Tentang Rey Arifin

Rey Arifin (Arizal Firmansyah) adalah Seorang Blogger dan Praktisi IT, Multimedia, Broadcasting, & Media Online. Juga Pendiri & Pengelola RIZALmedia, Pendiri & Ketua Komunitas Blogger Indonesia, Pendiri & Penyiar Radio Kepanjen FM.
Baca : Profil Lengkap Rey Arifin. Hubungi : Kontak Rey Arifin.
    Sampaikan Komentar Anda dengan Akun Google

0 komentar:

Poskan Komentar

    Sampaikan Komentar Anda dengan Akun Facebook