Proyek Transportasi Massal Presiden Jokowi Dimulai !



Saat ini Presiden Jokowi betul-betul sedang mengupayakan pembangunan infrastruktur, agar pemerataan di seluruh wilayah Indonesia dapat segera terwujud.

Baca dulu : Langkah Cerdas Presiden Jokowi

Saya kira, saat ini masih banyak sekali masyarakat yang mengaku paling miskin namun masih punya sepeda motor terus menerus protes dengan kebijakan pemerintah. Setiap hari sibuk cari 'borok' pemerintah.

Sadarkah Anda, masih banyak masyarakat miskin di pedalaman dan perbatasan negara yang jauh lebih memprihatinkan? Jangankan membeli sepeda motor dan BBM, untuk membeli kebutuhan sehari-hari saja sudah sulit. Akses jalan dan transportasi yang sangat sulit membuat daerah terpencil jauh menjadi lebih miskin dan tertinggal. Masihkah ada yang tidak sadar akan hal ini??

Mari kita baca, inilah berita yang sempat dimuat oleh kompas. Semoga dari berita ini membuat kita sadar, bahwa saat ini Presiden sedang membuat gebrakan pemerataan untuk seluruh wilayah Indonesia.

Sudah Dimulai ! "Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia"

Proyek Transportasi Massal dari Presiden Jokowi Dimulai !

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mempublikasikan berbagai proyek pembangunan di sektor transportasi darat, laut, udara, dan perkeretaapian yang dimulai tahun 2015. Kemenhub pun meminta masyarakat untuk berpartisipasi aktif mengawasi proyek-proyek tersebut.

"Ini penting kan sehingga masyarakat bisa awasi ini semua," ujar Jonan di Kantor Kemenhub, Jakarta, Senin (20/4/2015).

Dia menjelaskan, berbagai proyek pembangunan infrastruktur dalam lima tahun ke depan lebih diprioritaskan untuk berbagai daerah yang masih tertinggal dalam hal transportasi. Menurutnya, hal itu merupakan perintah dari Presiden Jokowi langsung.

Sementara itu, terkait berbagai proyek besar misalnya Kereta Api supercepat Jakarta-Bandung atau Jakarta-Surabaya tak mendapatkan ruang dalam APBN hingga 2019 mendatang. Pasalnya, Jonan kembali menegaskan bahwa sepeser pun APBN tak boleh digunakan untuk proyek tersebut. Artinya, kalau pun ada yang berminat membangun KA supercepat maka diserahkan kepada investor tanpa ada bantuan dana APBN.

Gantinya, Kemenhub menganggarkan dana APBN untuk sektor perkeretaapian dengan membangun jaringan KA di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa, dan Papua Barat.

Di sektor darat, proyek besar yang dilakukan Kemenhub yaitu pengadaan 25 bus besar dan 25 bus sedang serta pengadaan 15 unit bus pemadu moda dan 1.050 unit Bus Rapid Transit.

Di sektor laut, proyek besar meliputi pembangunan 93 kapal perintis dengan rincian 1 unit kapal khusus ternak, 20 unit kapal rede transport, 9 unit kapal barang multi purpose dan docking repair , 47 kapal negara perintis.

Lalu ada proyek pembangunan 170 pelabuhan laut yang sebagian besar sebagai pelabuhan singgah kapal perintis.

Sementara di sektor udara, pembangunan bandar udara (Bandara) di daerah-daerah tertinggal menjadi prioritas utama. Berdasarkan data Kemenhub, ada ratusan lokasi daerah tertinggal yang diupayakan pembangunan bandaranya.

Berikut daftar proyek tersebut:

A. Tranportasi Darat
Pembangunan dan rehabilitasi terminal di 17 kota
Pembangunan ATCS di 12 kota
Pengadaan 25 bus besar dan 25 bus sedang serta pengadaan 15 unit bus pemadu moda dan 1.050 unit Bus Rapid Transit
Pembangunan dermaga sungai, danau dan penyeberangan sebanyak 67 lokasi (23 lokasi baru dan 44 proyek lanjutan)
Rehabilitasi dermaga sungai, danau dan penyeberangan sebanyak 52 lokasi
Pembangunan 14 kapal penyeberangan
Pengerukan alur penyeberangan di 5 lokasi
Pembangunan rambu penyeberangan 16 unit dan rambu sungai-danau sebanyak 1.629 unit

B. Transportasi Laut
Pembangunan 93 kapal perintis dengan rincian 1 unit kapal khusus ternak, 20 unit kapal rede transport, 9 unit kapal barang multipurpose dan docking repair, 47 kapal negara perintis
Pembangunan 170 pelabuhan laut yang sebagian besar sebagai pelabuhan singgah kapal perintis
Pengerukan alur pelayaran di 13 lokasi
Pembangunan dan rehabilitasi SBNP sebanyak 220 paket
Pembangunan sistem telekomunikasi pelayaran 23 paket
Rehabilitasi kapal navigasi 12 unit
Pembangunan dan rehabilitasi jetty kenavigasian 35 lokasi
Pembangunan dan rehabilitasi fasilitas pendukung kenavigasian sebanyak 71 paket
Pengadaan 5 unit kapal induk kenavigasian dan5 unit kapal pengamat perambuan
Pembangunan 75 unit kapal patroli

C. Transportasi Udara
Perpanjangan dan pelebaran runway di 35 bandara
Pembangunan bandara baru (lanjutan) di 19 lokasi
Pembangunan dan pengembangan bandara di daerah rawan bencana di 57 lokasi
Pembangunan bandara untuk membuka daerahterisolir di 49 lokasi
Pembangunan bandara wilayah perbatasan di 26 lokasi
Pembangunan dan penyediaan fasilitas keselamatan dan keamanan penerbangan di 118 bandara

D. Transportasi Perkeretaapian
Pembangunan jaringan KA Sumatera
Pembangunan jaringan KA Jawa
Pembangunan jaringan KA Sulawesi
Studi perencanaan pembangunan jaringan KA Kalimantan
Studi perencanaan pembangunan jaringan KA Papua Barat.

Biar lebih melek, baca juga :
Gebrakan Presiden Jokowi, Petral Dibubarkan, Mafia Migas Kocar-Kacir !
Gebrakan Presiden Jokowi, PSSI Dibubarkan !
Langkah Cerdas Presiden Jokowi, Baca Biar Cerdas !

Sebarkan ! Share Artikel ini !

Share on Google Plus

Tentang Rey Arifin

Rey Arifin (Arizal Firmansyah) adalah Seorang Blogger dan Praktisi IT, Multimedia, Broadcasting, & Media Online. Juga Pendiri & Pengelola RIZALmedia, Pendiri & Ketua Komunitas Blogger Indonesia, Pendiri & Penyiar Radio Kepanjen FM.
Baca : Profil Lengkap Rey Arifin. Hubungi : Kontak Rey Arifin.
    Sampaikan Komentar Anda dengan Akun Google

0 komentar:

Poskan Komentar

    Sampaikan Komentar Anda dengan Akun Facebook