BPJS Gak Baik, Sebab Uangnya pada Kemana?


Baru-baru ini pada ribut mengenai MUI haramkan BPJS.

Setelah saya baca-baca, memang MUI kurang begitu tegas waktu berbicara mengenai BPJS yang dinilai tidak baik.

Kalau menurut saya BPJS itu gak baiknya :

1. Bayar tiap bulan, coba kalau gratis, ya itu baru namanya bantuan. Kalau berbayar gini kalau pas gak sakit, uangnya pada kemana ? Masyarakat pada gak paham kalau uang kita bakal numpuk di sebuah bank dan bisa sebagai nilai deposito untuk keuntungan beberapa pihak atau oknum yang mendapat keuntungan pribadi dari tabungan setoran masyarakat ini.

2. Pelayanan kesehatan BPJS tidak sebagus umum. Saya sudah pernah merasakannya. Proses pengambilan obat panjang dan ribet, dan ternyata kualitas obat dibawah kualitas umum. Payah. Ini sih memang murah tapi pelayanannya dibuat paling rendah oleh pihak RS.

Sehingga saya bisa menyimpulkan BPJS memang tidak baik, dengan alasan berbayar dan uangnya pada dikemanain waktu bernilai deposito, apa betul Pemerintah malah rampok uang rakyat per bulan itu. Pelayanan BPJS juga buruk di RS. Berbeda dengan program Kartu Sehat dari Presiden Jokowi yang tanpa syarat diberikan kepada yang tidak mampu tanpa biaya bulanan layaknya BPJS. Namun sayangnya Kartu Sehat Presiden Jokowi ini belum sepenuhnya berjalan, mungkin karena sumber uang yang belum ada.

Sepertinya memang benar, bantuan dari Pemerintah hanya retorika belaka, sebab semua orang pasti ingin paling kaya dan paling untung di berbagai bidang pekerjaan, termasuk oknum-oknum pejabat yang selalu ingin paling kaya. Sehingga tingkat kepedulian makin rendah. Beberapa orang peduli melawan beberapa orang berfikir untuk kekayaan pribadi, ya mau gimana lagi.


Sebarkan ! Share Artikel ini !

Share on Google Plus

Tentang Rey Arifin

Rey Arifin (Arizal Firmansyah) adalah Seorang Blogger dan Praktisi IT, Multimedia, Broadcasting, & Media Online. Juga Pendiri & Pengelola RIZALmedia, Pendiri & Ketua Komunitas Blogger Indonesia, Pendiri & Penyiar Radio Kepanjen FM.
Baca : Profil Lengkap Rey Arifin. Hubungi : Kontak Rey Arifin.
    Sampaikan Komentar Anda dengan Akun Google

0 komentar:

Poskan Komentar

    Sampaikan Komentar Anda dengan Akun Facebook