Masa-masa Tersulitku di Tahun 2016 ini


Kehidupan itu seperti roda berputar, kehidupan itu pasti ada pasang surut, semua orang pasti merasakannya, entah itu mengenai diri pribadi atau pun pekerjaan atau usaha kita.

Saat ini saya ingin sedikit men-share catatan kehidupan saya di pertengahan tahun 2016 ini. Ini adalah masa-masa tersulit dimana ada beberapa masalah atau problem yang harus saya hadapi. Ada yang bilang, semua masalah adalah untuk pendewasaan kita, iya juga sih, tapi kalau terus menerus ya bisa stress juga mikirinnya hehehe.

Mungkin sudah banyak  yang tau bahwa saya saat ini sedang mengkontrak sebuah ruko (rumah dan toko) di Jalan Effendi 69A Kota Kepanjen. Nah di ruko ini saya membuka usaha toko komputer bernama RIZALmedia dan stasiun radio kecil-kecilan bernama Radio Kepanjen FM. Saya menempati ruko ini semenjak tahun 2011, jadi sudah 5 tahun saya tinggal dan mengkontrak di sini.

Nah awal masa-masa tersulitku adalah terjadinya masalah hubungan keluarga yang cukup membuatku tertekan, yakni berpisahnya ayah dan ibu saya, dan ayah telah menikah lagi. Mengutip pernyataan Eko Patrio, "tidak ada keluarga yang sempurna, namun tanpa keluarga hidup tak akan sempurna". Meski saat ini ayah sudah tinggal agak jauh dan jarang sekali bertemu, namun masih ada ibunda saya serta adik kandung saya yang tinggal bersama di ruko ini, termasuk ada mbak kandung dan mas ipar saya serta anaknya yakni keponakan saya, yang setiap hari juga mampir ke ruko ini sebab mbak kandung saya membuka usaha toko baju di ruko ini.

Menjelang tahun 2016, muncul masalah lagi yakni disitanya pemancar radio saya yakni oleh Balmon (Balai Monitoring) Kominfo Jawa Timur. Pemancar radio saya disita karena dianggap tidak memiliki izin penyelenggaraan penyiaran (IPP). Cukup tertekan karena banyak juga stasiun radio yang lain yang juga tidak memiliki IPP namun tidak ditindak oleh Balmon. Saya cukup tertekan karena stasiun radio ini juga merupakan usaha saya dari hobi saya yakni di bidang broadcasting radio. Kerugian saya mencapai puluhan juta rupiah. Nah, akhirnya saya membeli kembali pemancar radio baru dengan menghabiskan tabungan saya selama ini.

Di awal tahun 2016, saya kembali mengadakan kontes / lomba menyanyi yang bernama Kepanjen Idol 2. Saya menggunakan keahlian saya di bidang multimedia video dan audio, broadcasting, dan media online untuk mengadakan event ini secara sendirian seorang diri. Walhasil event ini ternyata juga cukup membuat saya kuwalahan dan tertekan karena semua saya kerjakan sendiri di tengah kesibukan saya bekerja di bidang lain di ruko saya ini. Saya cukup membuat kecewa para peserta Kepanjen Idol 2.

Setelah saya kuwalahan dengan Kepanjen Idol 2, sekitar bulan Maret 2016, ada masalah baru lagi. Pemilik kontrakan ruko saya ini tiba-tiba mendatangi rumah ini lalu menyampaikan bahwa ruko ini tidak lagi dikontrakkan, sebab akan ditinggali oleh anak kandungnya yang akan menikah. Saya pun sempat kaget sekali sebab saya bisa membayangkan bagaimana usaha saya ini harus tiba-tiba berhenti karena tidak lagi bisa mengkontrak ruko ini. Kemudian kami sekeluarga pun berusaha mencari tempat kontrakan baru dan syukurlah kami mendapatkan kontrakan baru di Jalan Adi Santoso Kepanjen, dan akan pindah di bulan Agustus atau September 2016.

Belum selesai saya memikirkan masalah kontrakan ini, di bulan April 2016, duuuuarrrrrr ! saat hujan gerimis tiba-tiba antena pemancar saya kena sambar petir, hancurlah semua perangkat pemancar saya termasuk antena saya yang rusak, dan televisi saya, beberapa komputer saya, dan berbagai peralatan elektronik yang kebetulan tertancap listrik jadi terkena petir semua dan rusak semua. Ya Allah... akhirnya studio radio saya Radio Kepanjen FM pun harus off air tidak lagi siaran atau mengudara.

Masih di kondisi saya yang cukup tertekan karena datangnya masalah yang bertubi-tubi ada lagi masalah baru yakni akun facebook saya beberapa terblokir karena dianggap mengirim spam atau menggunakan nama yang bukan nama asli saya sesuai KTP. Termasuk facebook utama saya yang sempat diblokir beberapa hari, akhirnya syukurlah bisa terselamatkan meski ada akun yang akhirnya betul-betul terblokir tidak bisa dibuka lagi padahal akun tersebut adalah akun dari beberapa fanpage saya yang penting. Penanganan ini membuat saya mengubah nama facebook saya yang lain semuanya bernama asli saya sesuai KTP yakni Arizal Firmansyah semua.

Nah, begitulah sedikit share saya dari berbagai permasalahan yang telah saya hadapi di tahun 2016 ini sebagai catatan kehidupan saya di blog pribadi saya ini. Mohon do'anya ya agar saya bisa melewati semua permasalahan ini dengan ikhlas, dan bisa terus bangkit bekerja dan berkarya di masa-masa mendatang, serta bisa menempati kontrakan baru saya nanti di bulan Agustus/September nanti dengan terus semangat dan semangat. Saling mendo'akan lah... semoga sukses untuk kita bersama... amin.....

Sebarkan ! Share Artikel ini !

Share on Google Plus

Tentang Rey Arifin

Rey Arifin (Arizal Firmansyah) adalah Seorang Blogger dan Praktisi IT, Multimedia, Broadcasting, & Media Online. Juga Pendiri & Pengelola RIZALmedia, Pendiri & Ketua Komunitas Blogger Indonesia, Pendiri & Penyiar Radio Kepanjen FM.
Baca : Profil Lengkap Rey Arifin. Hubungi : Kontak Rey Arifin.
    Sampaikan Komentar Anda dengan Akun Google

0 komentar:

Poskan Komentar

    Sampaikan Komentar Anda dengan Akun Facebook