Download Film Warkop DKI Reborn "Jangkrik Boss!" Full Movie Blue Ray/Full HD



Dono, Kasino, dan Indro adalah tiga orang sahabat yang bekerja sebagai petugas keamanaan di organisasi CHIPS.

CHIPS adalah singkatan dari Cara Hebat Ikut Penanggulangan Masalah Sosial. Sebuah organisasi atau lembaga swasta yang unik.

Tugas CHIPS adalah membantu menertibkan dan menjaga keamanan masyarakat.

Namun, tingkah mereka, Dono, Kasino, dan Indro sangat konyol. Mereka selalu bermasalah, ceroboh, dan selalu membuat jengkel bos mereka, walaupun mereka tetap berhasil lolos dari ancaman pemecatan.

Masalah yang ditimbulkan oleh mereka bertiga mungkin saking semangatnya dalam menjalankan tugasnya.

Hingga pada suatu hari, saat mereka sedang mengejar seorang penjahat yang sedang melarikan diri, mereka berakhir membuat kekacauan yang cukup rumit sehingga Dono-Kasino-Indro ditangkap dan dibawa ke pengadilan.

Bos Dono, Kasino, Indro pun mendatangkan Sophie, seorang anggota CHIPS lainnya.

Sophie, petugas CHIPS cantik yang sangat profesional ini berasal dari Perancis, sengaja datang untuk membantu Trio DKI (Dono, Kasino, Indro) dalam permasalahan ini.

Tak disangka, di pengadilan, Dono, Kasino, Indro dituntut untuk mengganti rugi dengan membayar denda sebesar 8 milyar rupiah atau mereka akan dipenjara. Mereka bertiga pun kebingungan mencari uang.

Lalu kisah berlanjut....

Tidak sengaja mereka melihat seorang pria ditabrak oleh mobil misterius. Mereka bertiga kemudian membawa pria itu ke rumah sakit.

Saat sekarat, pria itu menyerahkan sebuah peta harta karun pada mereka bertiga.

Dono, Kasino, dan Indro pun akhirnya menerima peta tersebut dan berniat untuk mencari harta tersebut agar bisa membayar denda 8 milyar.

Bisakah?


Saya mengamati begitu banyak yang sedang mencari link Download Film Warkop DKI Reborn "Jangkrik Boss!" Full Movie Blue Ray/Full HD"

Ya, ini karena film ini yang begitu fenomenal. Di google, di youtube, di ganool, di layarkaca21, dan di berbagai situs download film lainnya saya menemukan banyak sekali kata kunci "Download Film Warkop DKI Reborn "Jangkrik Boss!" Full Movie" yang terketik di sana.

Oleh sebab itu saya buatkan video dan artikel review ini.



Jadi netizen, ada yang ingin saya sampaikan...

Kita perlu ingat ya... mendownload film di internet itu sebenarnya bisa merugikan perusahaan produksi film lho.. Sebab, penonton yang seharusnya menonton di bioskop dengan membayar tiket, dan keuangan tiket sebagian akan masuk ke perusahaan pembuat film, ini tidak terjadi kalau kita download di internet.

Download di internet, kita jadi hanya tinggal download, saling copas, dan akhirnya banyak penonton yang menonton gratis di laptop/komputer/hp mereka. Okelah, kita juga bayar internet dan mengeklik iklan di situs download film, tapi tetap saja keuangan gak masuk ke perusahaan pembuat film, ya kan?. Dan lagi, mungkin yang download 1 orang, karena tercopas bebas lewat flashdisk jadi yang tinggal menonton dengan tinggal copas mungkin bisa lebih dari 100 orang karena saling copas di kelas mungkin, di kantor, atau di komunitas pertemanan kita.

Di blog saya ini juga sebenarnya ada beberapa film yang sudah sempat saya upload untuk Anda download, namun semuanya masih film luar negeri yang telah tersebar luas juga di internet, dan telah diunggah banyak sekali netizen, termasuk mungkin saya hanya pengupload kesekian kalinya, estafet dari sang peng-upload pertama yang mungkin tinggal di negara pembuat film. Sebab, untuk mendapatkan film dengan kualitas blue ray atau full hd jelas adalah bersumber dari perusahaan pembuat film yang bersangkutan.

Menurut pengamatan saya, yang juga sebagai seorang blogger dan pengamat internet, teknologi download film ini tidak bisa dihindari, sebab ini adalah kemajuan jaman. Di luar negeri ini sebuah hal yang sangat wajar. Oleh sebab itu, tidak begitu banyak terjadi tuntutan atas data film yang beredar di internet, sebab, ketika data film telah beredar biasanya sudah beberapa bulan setelah film itu diputar luas di banyak bioskop luar negeri. Kesadaran orang asing untuk menonton film di bioskop yang sangat tinggi membuat perusahaan film banyak yang sudah untung banyak dalam pembuatan film mereka, coba saja cari artikel film-film dengan penghasilan terbanyak, rata-rata masih buatan asing, ya karena kualitas juga sih. Selain itu, juga sebenarnya dengan semakin banyaknya film ditonton meski lewat download juga tetap menguntungkan karena semakin dikenal luasnya film ini, semakin dikenal luasnya artis/pemain film yang bersangkutan, semakin dikenalnya juga perusahaan film yang bersangkutan, atau bila sampai ditonton di seluruh dunia bisa semakin dikenalnya sebuah negara, contoh saja India, Korea, Thailand, dll.

Nah, karena di Indonesia sendiri, yang masih belum seperti di luar negeri. Di negara kita yang masih berkembang ini (katanya) kita harus tetap berjuang mendukung perfileman Indonesia, sebab pendapatan yang jelas masih tidak sebanyak film asing yang telah diminati oleh orang di seluruh dunia. Film Indonesia belum semaju film-film di Thailand bahkan yang juga banyak menyebar di seluruh dunia seperti film dari Korea maupun film India. Sehingga, gampangnya, untuk mendukung agar pendapatan film Indonesia lebih besar dan agar para insan film lebih semangat berkarya, apalagi peralatan teknologi film yang terbaru saat ini jelas tidak murah, ditambah biaya hidup yang semakin tinggi para pemain filmnya, ya jelas kita harus dukung perfileman Indonesia agar semakin banyak mendapatkan pendapatannya.

Menurut pengamatan saya lagi, pemerintah kita sepertinya tau betul kondisi perfileman Indonesia saat ini, oleh sebab itu pemerintah sangat keras pada website-website yang mengupload film-film Indonesia terbaru. Contoh gampangnya ganool.com yang asli dulu. Sudah dibabat habis oleh pemerintah sebab banyak mengupload film Indonesia terbaru, yang ada sekarang ganool.cc yang dipenuhi film luar negeri/asing, tidak ada sama sekali film Indonesia. Ini bukan apa, demi melindungi pendapatan perfileman Indonesia, karena selain bersumber dari tiket bioskop, juga bersumber dari pemutaran di stasiun televisi nasional kita agar rating pemirsa tetap tinggi, karena penasaran belum pernah menontonnya sendiri di komputer/laptop/hp pribadi.

Hehe, namun, saya sendiri sebenarnya sedang menunggu baik perfileman dunia maupun perfileman Indonesia untuk bekerjasama dengan perusahaan internet untuk membuat sendiri halaman website resmi streaming atau download film di internet. Sebab, ini teknologi yang gak bisa dihindari.

Sebagai seorang Blogger, saya paham betul pendapatan iklan yang bisa didapatkan dari website nasional yang begitu banyak pembacanya saat ini, bisa mencapai milyaran rupiah untuk website nasional dengan traffict tinggi, nah, apakah ini gak menjadi pertimbangan perusahaan film untuk mengejar pendapatan itu untuk pembuatan dan distribusi film mereka, daripada keuangan masuk ke website pihak lain, kan mending perusahaan sendiri. Ya, kalau masih ragu, bisa tuh diuji coba dengan film-film barulah dengan bintang baru. Dengan begitu, bila ujicoba pembuatan website kurang berhasil, tidak begitu merugikan perusahaan film yang bersangkutan.

Saya pribadi tetap siap, bila nanti akan ada perusahaan film, video klip, atau perusahaan rekaman lagu, atau artis/penyanyi yang bersangkutan ingin bekerjasama dengan saya atau kami dari RIZALmedia dalam pembuatan media internet seperti website resmi yang dikelola pribadi, yuk bekerjasama hehehe... kita buat sistem bagaimana caranya saling menguntungkan pihak produsen dan konsumennya. Sistem bisa dibangun asal kita bisa membaca celah, mengerti teknologi internet ini, dan bekerjasama dengan pihak-pihak yang memang mengerti, serta membangun sistem keamanan, transaksi, periklanan yang sebaik mungkin.



Kalau nanti misal, hehehe, perusahaan Falcon Pictures bekerjasama dengan saya untuk distribusi yang menguntungkan untuk film ini di internet, mungkin saya akan menyediakan juga link download film ini di halaman ini hehehe... Atau setelah beberapa lama, beberapa bulan, setelah perusahaan Falcon sudah untung besar, mungkin akan sudah legowo film ini tersebar luas di internet, mungkin saya juga akan ikut-ikutan menyediakan link downloadnya di bawah ini hehehe, karena sekali lagi, bila film sampai tersebar di internet penyebar pertama kali adalah dari pihak perusahaan film itu sendiri, karena kualitas Blue Ray/HD adalah kualitas untuk stasiun tv atau bioskop.


Kembali ke review mengenai film Warkop DKI Reborn "Jangkrik Boss!" part 1 ini...

Film ini bagi saya sangat luar biasa....

Ada beberapa catatan dari saya :

Dalam film ini juga ada beberapa lelucon unik seperti :
- Saat Kasino gak sengaja memergoki sang Bos sedang berduaan dengan seorang wanita seksi di kantornya.
- Ada juga yang menggelitik, adalah meme kaleng biskuit yang menggambarkan ibu dan dua anak tanpa sosok sang ayah. 
- Aksi ibu-ibu yang membawa motor pun tidak ketinggalan dalam film ini.
- Indro Warkop hadir sebagai sosok Indro dari masa depan, yang memberikan beragam saran kepada Indro muda. Indro muncul dengan berbagai kostum aneh yang membuat unik dan lucu, ada yang seperti malaikat, ada juga yang mirip minion, hehehe mungkin disamakan dengan meme indro minion yang sudah beredar luas di internet.
- Kata-kata khas mereka juga muncul, diantaranya "Ah..sialan kamu Kas!", "Wah, gile lu Ndro!" dan yang paling khas ejekan guyon Kasino pada Dono "Dasar monyet bau, kadal bintit, muka gepeng, kecoa bunting, dinosaurus, brontosaurus...kik"



Dari berbagai kelebihan, kelucuan, dan luar biasanya film ini, ada beberapa kejanggalan sih, seperti setting kostum, yakni di beberapa adegan, Dono, Kasino, Indro tampil dengan kostum 80an, tetapi orang-orang di sekitarnya nampak dengan kostum modern.

Meski ini kritikan untuk film selanjutnya, namun tetap gak masalah sih. Kan, sejak kapan sih kita merhatiin dengan serius jalan cerita film-film Warkop? Bukannya yang paling kita ingat adalah tingkah konyol Dono, Kasino, Indro, termasuk jalan cerita yang selalu ada gadis-gadis cantik dan seksi.

Yang bagus juga dari film Warkop DKI Reborn "Jangkrik Boss!" part 1 ini, adalah dialog-dialog kocak tapi punya sindiran tajam kepada pemerintah.

Ini adalah roh film Warkop DKI. Sebab, mungkin banyak yang gak tahu, Warkop DKI ini lahir juga sebagai grup lawak yang berani menyindir kebijakan Orde Baru di tahun 70an.

Contohnya :
- Setan Kredit (1982) menceritakan tentang fenomena kredit yang merajalela di masyarakat kala itu.
- IQ Jongkok (1981) juga merupakan bentuk keresahan atas aksi tipu-tipu para petinggi negeri.

Nah, kalau sindiran atau kritikan cerdas di film terbaru ini, diantaranya adegan saat Kasino berkata, "Ngapain sih kita jauh-jauh ke negeri orang buat ngambil emas?" Indro pun menjawab,"Lah, di Papua sana. Orang lain juga mengambil emas kita, kan?".

Saya, Rey Arifin, juga punya kritikan ah buat film Warkop DKI Reborn ini, hehehe. "Mengapa sih film ini harus dibuat menjadi beberapa bagian ?. Menurut saya, jalan cerita film ini sangat sederhana, kenapa sampai ada pembagian Part 1 dan Part 2. Padahal, dalam sejarahnya, Warkop DKI tak pernah bikin film dipisah-pisah begini. Semua selesai dalam satu pemutaran. Okelah, mungkin "Jangkrik Boss!" dibuat dua seri demi alasan bisnis, mendulang lebih banyak penonton. Atau, mungkin, juga untuk membuat penonton bisa bernafas dulu karena terlalu banyak tertawa sepanjang film ini, dan dilanjut tertawa lagi di film ini di seri ke-2 nanti.

"Tertawalah Sebelum Tertawa itu Dilarang"

- Rey Arifin -
(Blogger dan Penggemar Film Warkop DKI, Film Indonesia, dan Film Dunia)

Terima kasih untuk Om Indro, semua pemain, dan tim produksi telah berjuang dan berkarya di film Indonesia yang juga dibanggakan ini. Kami pecinta film Indonesia menunggu karya Anda semua selanjutnya...



Profil Film Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1

Sutradara : Anggy Umbara
Produser : Hb Naveen, Frederica
Penulis : Arie Kriting, Bene, Awwe, Anggy Umbara
Perusahaan produksi : Falcon Pictures
Tanggal rilis : 8 September 2016

Pemeran :
Abimana Aryasatya sebagai Dono
Vino Bastian sebagai Kasino
Tora Sudiro sebagai Indro
Ence Bagus sebagai Boss / Pimpinan CHIPS
Indro sebagai dirinya sendiri / Indro dari masa depan
Hannah Al Rasyid sebagai Sophia
Simson Rarameha sebagai Supir
Tarzan sebagai Pak Selamet
Nikita Mirzani sebagai Nikki
Arie Kriting sebagai Copet
Henky Solaiman sebagai Kakek
Inggrid Widjanarko sebagai Nenek
Ge Pamungkas sebagai Pembuat Lukisan
Mongol Stres sebagai Tukang Warung
Yudha Keling sebagai Tukang pos hitam
Fico Fachriza sebagai Sopir Taksi
Agus Kuncoro sebagai Hakim
Mudy Taylor Sebagai Kepala Polisi
Bintang Timur Sebagai Pengendara Motor
Arief Didu Sebagai Pengunjung Lukisan 1
Tomy Babap Sebagai Pengunjung Lukisan 2
Asep Suaji Sebagai Pembeli Tisu
McDanny Sebagai Pemimpin Demo

Sebarkan ! Share Artikel ini !

Share on Google Plus

Tentang Rey Arifin

Rey Arifin (Arizal Firmansyah) adalah Seorang Blogger dan Praktisi IT, Multimedia, Broadcasting, & Media Online. Juga Pendiri & Pengelola RIZALmedia, Pendiri & Ketua Komunitas Blogger Indonesia, Pendiri & Penyiar Radio Kepanjen FM.
Baca : Profil Lengkap Rey Arifin. Hubungi : Kontak Rey Arifin.
    Sampaikan Komentar Anda dengan Akun Google

0 komentar:

Poskan Komentar

    Sampaikan Komentar Anda dengan Akun Facebook