Inilah Alasan Mengapa Banyak Ulama, Ustad, Kyai Dukung Ahok ! Sebarkan !



Keberhasilan dan prestasi Gubernur Ahok dalam menjadi pemimpin yang amanah dan tegas dan tak pernah takut melawan korupsi serta ketimpangan sosial di DKI Jakarta membuat banyak ulama, ustad, kyai, dan umat muslim yang mendukung Ahok, meski masih ada juga yang membencinya dengan alasan suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA), masih banyak yang gelap mata melihat sosok Ahok tetap buruk meski tidak dipungkiri Ahok dinilai berhasil menjadi pemimpin yang berprestasi dan ketegasannya adalah melawan ketidakbenaran.

Berikut ini berbagai catatan yang menjadi alasan mengapa masih banyak ulama, ustad, kyai, dan umat muslim yang secara terbuka dan berfikir cerah tetap mendukung Sang Gubernur Ahok (Basuki Tjahja Purnama) :

NU Dukung Ahok Jadi Gubernur DKI
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj mendukung Basuki Tjahaja Purnama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. "Selama beliau adil dan berpihak kepada rakyat, itulah gubernur kita semua," kata Said saat ditemui di Masjid An-Nadhlah Rahmah Nusantara, Ciracas, Jakarta Timur,
.
Menurut dia, ukuran memilih pemimpin yang baik adalah keadilan, kejujuran, dan amanah. "Bukan agama," ujarnya.

Lagi pula Said menilai kinerja Ahok cukup baik, melihat sepak terjangnya sebagai Wakil Gubernur DKI. "Lumayan, masih lumayan," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta Tubagus Robby Budiansyah berharap Ahok mengajak organisasi Islam, seperti NU dan Muhammadiyah, sebagai penasihatnya. "Kalau dia tidak meminta kami sebagai pendukungnya, kami tidak bisa bantu apa-apa. Apalagi dia tidak begitu paham mengenai Islam," ujarnya.

sumber : https://metro.tempo.co/read/news/2014/11/07/231620244/nu-dukung-ahok-jadi-gubernur-dki

Muhammadiyah Jakarta dukung Ahok jadi gubernur DKI

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta, Agus Suradika mendukung Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk menjadi gubernur DKI Jakarta usai Presiden terpilih Joko Widodo dilantik.

"Kami telah menemui Pak Basuki pada Rabu (10/9) kemarin. Kami memberikan supporting kepada Pak Wagub dalam menjalankan tugasnya yang berorientasi melayani masyarakat Jakarta. Dengan tidak mengutamakan kepentingan pribadi atau partainya," ujar Agus di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (15/9).

Agus menegaskan dukungan kepada Ahok juga diberikan dalam rangka penegakan hukum di lingkungan Pemprov DKI Jakarta terutama yang berhubungan dengan penyelewengan anggaran.

Ketua Harian PW Muhammadiyah DKI Jakarta, Buya Risman Mukhtar menegaskan Muhammadiyah memberikan apresiasi terhadap ketegasan Basuki dalam memberantas korupsi dalam jajaran birokrasi Pemprov DKI Jakarta.

"Pemberantasan korupsi sejalan dengan prinsip Islam. Dengan situasi yang seperti sekarang ini, kami ingin menyampaikan dukungan Muhammadiyah kepada Pak Ahok (Basuki). Dia tidak boleh takut untuk memperjuangkan nasib masyarakat yang dipimpinnya," kata Buya.

sumber : https://www.merdeka.com/peristiwa/muhammadiyah-jakarta-dukung-ahok-jadi-gubernur-dki.html

Baca : 21 Kebijakan AHOK untuk Kemajuan Islam di Jakarta (yang Gak Tersentuh Gubernur Lain sejak 1945)

FBB Dukung Ahok Jadi Gubernur DKI

Presiden Front Betawi Bersatu (FBB), H.Amirulloh.H.Ag, menyatakan mendukung penuh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk menduduki kursi gubernur DKI mmenggantikan Joko Widodo.

Menurutnya Ahok telah menunjukkan kinerja yang baik dalam memimpin Jakarta. Mulai dari melakukan penertiban lahan parkir dan bersikap tegas dalam memimpin.

"Saya mendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok,sebagai Gubernur DKI, saya kira kinerjanya selama ini baik melakukan penertiban di Jakarta," ujarnya, di Jakarta, Rabu (17/9).

sumber : https://www.aktual.co/jakartaraya/101030fbb-dukung-ahok-jadi-gubernur-dki

Ternyata PKS Dukung Ahok Jadi Gubernur Jakarta

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera Jazuli Juwaini mengatakan partainya mendukung Basuki Tjahaja Purnama sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"PKS tunduk dan berkomitmen pada konstitusi," kata Jazuli di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu, 27 Agustus 2014.

Menurut dia, PKS tidak pernah mempermasalahkan perbedaan agama warga negara. Musababnya, Indonesia sudah final dengan dasar Pancasila. "Negara ini juga dibangun atas dasar kemajemukan," ucapnya.

Dia juga menasihati Ahok agar tidak gegabah menanggapi komentar orang yang mengatasnamakan PKS. Kalau ada yang menyindir, kata dia, Ahok harus mengecek dari mana asal komentar itu.

"Di media sosial ramai seakan PKS tak sepakat Ahok jadi gubernur karena nonmuslim. Padahal PKS secara resmi tak pernah berpendapat seperti itu," ujarnya. Ahok, kata dia, harus obyektif dan dewasa menanggapi kritik dan serangan terhadapnya. "Jangan tipis kuping."

http://www.muslimedianews.com/2014/08/ternyata-pks-dukung-ahok-jadi-gubernur.html

Gus Dur (KH. Abdurahman Wahid) Dukung Ahok

Dukungan Gus Dur untuk Ahok ini sudah diketahui banyak pihak, bahkan rekaman video Gus Dur mendukung Ahok ini sudah beredar luas di youtube.

"Kita semua akan memilih Ahok karena cinta," ungkap Gus Dur dalam video tersebut.

Dalam video itu Gus Dur mengutip salah satu ayat Al-Quran tentang penciptaan laki-laki dan perempuan, serta menjadikan manusia dengan beragam suku dan bangsa. "Allah menciptakan kalian dalam rupa perempuan dan lelaki. Ahok itu lelaki atau perempuan?" tanya Gus Dur yang duduk di kursi roda. Pertanyaan itu sontak dijawab oleh audience, "Lelaki."

Gus Dur yang mengenakan peci dan batik berwarna cokelat menambahkan, keadaan masyarakat yang bersuku-suku dan berbangsa-bangsa itu ditujukan supaya mereka saling mengetahui dan mengenal. "Kalau sudah mengenal bisa menjadi sayang dan cinta," ujarnya. "Jadi kenapa memilih Ahok? Karena cinta."

sumber : https://www.youtube.com/watch?v=vZTglpDjpzI

Baca : Download Lagu & Lirik "Salam 2 Jari" versi Basuki-Djarot (Ahok-Djarot)

Masih belum puas? inilah fakta dan kenyataan yang diperjuangkan oleh seorang Ahok :

Inilah yang dilakukan Ahok untuk Umat Muslim dan Warga DKI Jakarta

1. Tiap tahun Ahok mengeluarkan zakat, meskipun sebenarnya tidak dihitung zakat karena dia non muslim, tapi dia telah melakukan ajaran tentang zakat seperti yg diajarkan oleh agama Islam.


2. Masjid yg terlihat tak layak dan kurang indah direnovasi dan diperbesar.
3. Masjid Balaikota Jakarta yg selama puluhan tahun tak ada, tapi baru di era Ahok masjid dibangun sangat megah.
4. Puluhan penjaga masjid dan mushola di Jakarta selama tahununan diberangkatkan umroh oleh Ahok.



5. Ahok berkeinginan anak2 di Jakarta bisa hafal Al-Qur'an dan memahami benar2 makna dari ayat2 suci Al-Qur'an.
6. Puluhan tahun warga yg hidup dibantaran kali dan lingkungan kumuh dibuatkan Rusun dan dengan berbagai fasilitas sperti naik bus gratis, berobat gratis dll.



7. Sampah2 yg ada secara intens dibersihkan oleh petugas PPSU atau sering disebut pasukan 'orange'.


8. Tukang sapu jalan, tukang kebun dan pasukan orange mereka digaji 3,1jt yg ditransfer langsung ke rekening tanpa potongan apapun. Sebelumnya mereka hanya bergaji skitar 800rbu diera Foke.
9. Kali2 tampak semakin bersih dan mulai sehat karena rutin dibersihkan oleh pasukan orange Ahok.


Saya jadi malu ketika ada saudara saya yang terus berterik "Ahok Dzolim, Ahok Cina Kafir, Ahok Kejam dan lainya pokoknya semua yang buruk disematkan buat Ahok.

Wahai saudaraku, ketahuilah bahwa orang yg kalian hina dan jelek2an itu ternyata telah banyak melkukan perubahan positif di Jakarta. Gubernur yg kalian katakan kafir itu ternyata lebih paham dan serius menjalankan ajaran Rosulullah SAW yaitu "Menjadi Pemimpin yang Amanah dan Menegakkan Kebenaran (amar ma'ruf nahi munkar)".

Jakarta itu butuh Ahok. Sebarkan !



Sebarkan ! Share Artikel ini !

Share on Google Plus

Tentang Rey Arifin

Rey Arifin (Arizal Firmansyah) adalah Seorang Blogger dan Praktisi IT, Multimedia, Broadcasting, & Media Online. Juga Pendiri & Pengelola RIZALmedia, Pendiri & Ketua Komunitas Blogger Indonesia, Pendiri & Penyiar Radio Kepanjen FM.
Baca : Profil Lengkap Rey Arifin. Hubungi : Kontak Rey Arifin.
    Komentar Pembaca dengan Akun Google

2 komentar:

  1. setelah itu Pak AHOK jadi Presiden aja ya, setelah Pak Jokowi habis dua periode hehe. Maju terus Pak Jokowi dan Pak AHOK.
    GBU.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sipp... (y) Jokowi-Ahok untuk Indonesia ! (y)

      Hapus

    Komentar Pembaca dengan Akun Facebook