Menyedihkan ! Koran Islami ini sebut Kristen Pasti Kekal di Neraka dengan Tagline Jawaban untuk Gubernur Ahok

Saya dulu sering membahas pola yang sama bagaimana Indonesia ini bisa menjadi the new Suriah dan akan berhasil dipecah dan diadu domba oleh pihak yang benci dan iri dengan Indonesia.

Cara pertama untuk memecah Indonesia adalah bangkitkan superioritas salah satu agama di wilayah itu. Agama dibandingkan secara statistik, dengan angka, bukan dari nilai2 luhurnya.

Dengan konsep mayoritas dan minoritas, maka diharapkan ada efek yang berkelanjutan.

Mayoritas - diwakili oleh Islam - diangkat kebanggaannya sehingga mereka merasa berhak atas wilayah. Sedangkan minoritas - diwakili Kristen -dimunculkan kecemburuannya, sehingga mereka akan bangkit melawan.

Kristen yang mayoritas di satu wilayah akan membalas dendam kepada Islam yang minoritas di satu wilayah.

Bisa jadi ada aksi susulan di satu wilayah dimana Kristen yang mayoritas, akan disusupi orang2 bayaran yang menekan si Islam yang minoritas.

Dan ketika itu terjadi, maka Islam yang merasa mayoritas secara keseluruhan akan membalas dendam karena kembali "kebanggaannya" sebagai mayoritas terhina.

Terus begitu, sehingga perlahan2 kebencian pun akan tumbuh, di tambah provokasi2 melalui media2 nasional dan sosial media saat ini. Dan perang Ambon juga Poso di masa lalu, akan kembali digulirkan.

Pecahlah negara kita dengan perang saudara...

Tentu kita tidak mau seperti itu, kan ?

Karena itu saudara2ku yang Kristen, bersabarlah dan rapatkan barisan sehingga tidak ada provokator yang menyusup di internal kalian. Biarkan aparat yang akan menyelidiki media provokator seperti koran di bawah ini yang mengatas-namakan Islam tapi sesungguhnya bukan.

Dan percayalah, mayoritas muslim di negara tercinta kita ini tetaplah Nahdlatul Ulama. Mereka diam bukan berarti tidak waspada, tetapi terus mengamati situasinya..

Indonesia kita jaga dengan terus berpegang tangan dan meyakini bahwa kita adalah saudara dan saling melindungi..

Kalian sakit, kami juga merasakannya.

Dengan isu terhangat Indonesia mengenai Gubernur Ahok dan Al-Maidah yang tentu saja sudah kita pahami, maka ini menjadi santapan hangat bagi mereka yang betul-betul ingin kita terpecah, dibuatlah isu-isu radikal dan penyesatan tafsir dengan tujuan kita semakin membenci Ahok dan terlebih Umat Kristen, berita-berita dibuat dan disebarkan, dimauat, dan ditayangkan, bahkan mulai dicetak seperti koran ini, menyedihkan negaraku :



Meski saya juga beriman dengan agama saya Islam, namun saya bersyukur mendapat ilmu agama dan menjalankan keyakinan belajar agama dan berdakwah dengan tetap santun dan menjaga setiap kalimat dan perkataan kita, terutama di ruang publik atau media.

Bila koran di atas mengatasnamakan Islam, maaf koran itu tidak mewakili Islam dan Umat Islam di seluruh Indonesia, menurut saya koran ini sengaja dibuat oleh oknum yang memang ingin kita semakin hancur dan terpecah dengan strategi adu domba dan memantik kemarahan masal di atas.

Maaf lagi, bagi saya koran tersebut betul-betul koran busuk dan tidak pantas dan saya sebagai muslim juga merasa terhina bila koran ini memang diedarkan untuk mematik permusuhan diantara kita umat beragama di Indonesia.

Semoga kita tetap teguh dalam jiwa nasionalisme, cinta tanah air dan persatuan bangsa, menjunjung tinggi ideologi pancasilan dan memahami serta menjalankan prinsip kita, bhineka tunggal ika, berbeda-beda tetap satu jua.

KITA SEMUA BERSAUDARA....

- Rey Arifin -

Sebarkan ! Share Artikel ini !

Share on Google Plus

Tentang Rey Arifin

Rey Arifin (Arizal Firmansyah) adalah Seorang Blogger dan Praktisi IT, Multimedia, Broadcasting, & Media Online. Juga Pendiri & Pengelola RIZALmedia, Pendiri & Ketua Komunitas Blogger Indonesia, Pendiri & Penyiar Radio Kepanjen FM.
Baca : Profil Lengkap Rey Arifin. Hubungi : Kontak Rey Arifin.
    Komentar Pembaca dengan Akun Google

4 komentar:

  1. hanya kebodohan bila tergiring emosi oleh kata2 asal2an itu.. jgn mau merespons ya!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya betul gan... kita harus tetap tenang dan tidak terpancing provokasi oleh koran yang memalukan seperti itu... :'(

      Hapus
  2. setiap orang yg menulis seperti koran itu sejatinya dia tidak punya Tuhan,kita manusia ciptaa Nya,tentu akan mencintainya,mengasihinya,Maha pengasih dan penyayang,ciptaaNya itu manusia,matanya dua,telinganya dua,hidu gnya satu,sama?lho kalau mengkafirkan orang berarti sama saja menghina,melecehkan Tuhan kita,yang sama2 manusia kecuali tiap agama punya Tuhan sendiri,manusia kristen kepalanya kotak,manusia islam kepalanya segitiga lho ini sama,tinggal cari jalan sendiri2 untuk selamat jgn memaki ciptaanTuhan,yg memaki kafir sejatinya tak ber Tuhan,

    BalasHapus
    Balasan
    1. setuju agan Eko... (y) di dunia ini ternyata masih banyak yang sejatinya telah memaki Tuhannya sendiri, karena merasa paling sempurna sedangkan Ciptaan Tuhan yang lain dianggap hina, AstaghfiruLLah... semoga kita tetap bisa hidup damai berdampingan dan saling mencintai mennyayangi mengasihi satu sama yang lain... amin... :)

      Hapus

    Komentar Pembaca dengan Akun Facebook