Senin, 05 Desember 2016

Terungkap! Jumlah Peserta Gerakan Politik Aksi 212 hanya 500ribu Orang, yang sebutkan 7 juta adalah HOAX

Tags



Tidak bisa dimungkiri, aksi bela islam 411 dan 212 memang telah diikuti oleh banyak umat muslim.

Bagi saya, nama gerakan demo ini tidak tepat dilabeli aksi bela islam, sebab gerakan ini lebih tepat dipandang sebagai gerakan politik perlawanan kepada sosok Gubernur Ahok.

Bagi mereka yang paham, bahwa gerakan politik ini jelas berbeda dengan gerakan agama, maka mereka pasti sadar bahwa tidak perlu mengikuti gerakan ini, sebab peserta sejatinya dijadikan alat politik untuk kepentingan pihak sponsor yang ingin membuat gerakan masal melawan tokoh yang dianggap berbahaya bagi kepentingan bisnis pihak sponsor.

Namun sayangnya, mayoritas peserta tidak begitu paham akan hal ini. Sosok Ahok tidak mau begitu dipelajari lebih jauh. Prestasi dan keberhasilan kepemimpinan Ahok dalam mereformasi birokrasi dan pemberantasan korupsi juga tidak mau diakui.

Sehingga, mayoritas peserta hanyalah membenci sosok Ahok dengan alasan sederhana yang mudah menyulut mereka, yakni kafir (beragama lain), china (etnis lain), dan kata-kata Ahok yang disimpulkan secara pribadi/kelompok yang dianggap tetap menghina agama, meski Ahok telah menyatakan makna sebenarnya perkataan tersebut, tetap mereka tidak mau tau dan tetap menuduh menghina (sudah mengarah ke fitnah).

Tujuan utama sebagai gerakan politik (menjatuhkan gubernur Ahok dengan berbagai prestasi pembangunan dan birokrasi) tidak mau mereka pahami, yang mereka pahami adalah mereka bergerak untuk alasan SARA dan fitnah tuduhan penghinaan.

Walhasil gerakan politik yang dilabeli dengan gerakan bela agama, maka akhirnya banyak orang yang tergerak untuk ikut.

Disebarkan jumlah peserta 411 dan 212 ini mencapai 7 juta orang peserta. Namun, taukah Anda bahwa jumlah tersebut adalah hoax (bohong belaka).

Seorang blogger bernama Muhammad Firmansyah Kasim mencoba memprediksi dengan cara yang cukup masuk akal.

Caranya, dia menggunakan pencitraan satelit untuk mencari ruang yang digunakan peserta aksi untuk salat Jumat. Yakni, area monas, jalan M.H Thamrin, dan juga area sekitarnya seperti Tugu Tani.

Dia memprediksi, satu orang saat salat, terutama ketika sujud menempati ruang 0,5 meter persegi.

Melalui kode khusus, area yang ditandai itu menghasilkan 138495 pixel. Setiap 100 meter, disebutnya berupa 84 pixel. Sedangkan 100x100 meter persegi, sebanyak 7056 pixel.

Melalui cara itu, estimasi wilayahnya adalah 178244 pixel.

Bagaimana menghitungnya?

138495×(100)(100)/7056 dan hasilnya dibagi 0,5 meter persegi.

Hasilnya, jika setiap meter persegi ditempati tiga orang (sholat berdesakan), ada total : 757.840 peserta aksi.

Tetapi kalau setiap meter persegi ditempat dua orang, ada total : 505.227 peserta aksi.

Apakah data itu akurat? sangat mendekati akurat, sebab dihitung dari luas daerah sebenarnya, sesuai pencitraan satelit.

Yang jelas M.F Kasim menghitung bukan berdasarkan orang berdiri. Tetapi, ketika salat Jumat berlangsung yang sudut terpanjang adalah ketika orang sujud.

Namun andaikata tidak semua orang menggelar sajadah dan mereka dalam keadaan berdiri berdesakan, katakanlah andaikata 1/3 dari jumlah peserta mereka dalam keadaan berdiri merapat dan tidak ada ruang untuk sujud, maka dalam setiap meter persegi bisa jadi ada 5 sampai 6 orang sehingga bila dijumlahkan ada tambahan maksimal 200.000 an peserta aksi. Dan, bila ditotal semua paling banyak adalah 1 juta orang

Jumlah 1 juta peserta aksi ini bila tidak semua sholat, yakni bila 1/3 peserta dalam keadaan berdiri merapat dan tidak ada jarak untuk bersujud (tidak bisa sholat).

Tentu saja, bila peserta semuanya bisa sholat (ada ruang untuk sujud) maka jumlah akan jauh lebih kecil dari perhitungan 1 juta orang, yakni tadi sekitar 500ribu sampai 750ribu peserta, perhitungan sesuai luas daerah yang akurat sesuai pencitraan satelit.

Rey Arifin (Arizal Firmansyah) adalah Seorang Blogger dan Praktisi IT, Multimedia, Broadcasting, & Media Online. Juga Pendiri & Pengelola RIZALmedia dan Komunitas Blogger Indonesia.
Baca : Profil Lengkap Rey Arifin. Hubungi : Kontak Rey Arifin.


EmoticonEmoticon